Tag Archives: hotel

Allstay Hotel Semarang

25 Dec

Selamat tanggal meraaah

image

Fish Eye alternatif di lobby Allstay Hotel

Bahagianya penghujung tahun begini bertabur tanggal merah ya. Sebenarnya malah saya gak punya acara sama sekali buat ngapain aja sepanjang dua kali long weekend berturut turut ini. Jadi bakal gampangan banget kalo ada yg ngajakin apalagi nraktirin saya jalan jalan, dolan dolan, atau makan makan. Hahaha

image

Ajak aku pikniiiik

Continue reading

Advertisements

Red Planet Solo

21 Nov

Belon pernah nulis soal hotel Karena kalo pergi pergi banyak nggembel nya. Berhubung minggu lalu ada meeting yang sampe malem, jadi malah stay semalam di Solo pas jumat malam dan baru balik ke Jogja hari sabtu nya.

image

Continue reading

Warung Kopi Sidomuncul Hotel Tentrem Yogyakarta

23 Nov

SAMSUNG CSCNusantara memiliki aneka kopi dengan berbagai cita rasa. Aneka cara menikmati kopi pun semakin beragam. Tidak heran tempat-tempat menikmati kopi juga kian menjamur. Dari berbagai kelas, style, dan kelebihan-kelebihan masing-masing yang ditawarkan. Ngopi sudah bukan lagi sekedar melepas dahaga atau mengusir kantuk. Banyak hal yang bisa dibicarakan, bahkan sebuah keputusan project besar bisa lahir dari lobi-lobi di depan cangkir kopi.

Coffee Talk

Coffee Talk

Berbagai pemain bisnis coffee shop beradu dalam persaingan. Menawarkan jenis-jenis kopi dan aneka mix and match, juga kelihaian barista. Franchise internasional yang berhasil menarik penikmat kopi atau sekedar pecinta aktivitas ngopi-ngopi cantik. Pemain lokal juga turut beradu dengan memilih nama-nama yang terkesan internasional atau bahasa asing. Lihat saja beberapa coffee shop bernama asing, ternyata milik lokal. Menu-menu yang disajikan pun menggunakan nama-nama yang bukan berasal dari bahasa negri ini.

SAMSUNG CSC

Di tengah ramainya hits nama-nama dengan bau asing, Hotel Tentrem menawarkan tempat ngopi asik dengan nama lokal yang bagi saya malah memberi kesan sangat dekat dan bersahabat.

SAMSUNG CSCYap, ini dia “Warung Kopi & Teh Sidomuncul” yang hadir di salah satu Hotel Yogyakarta. Nama yang sangat memberi kesan bersahabat dan ramah bagi saya, mengingat letaknya dalam sebuah hotel di Yogyakarta. Menawarkan ragam menu tak hanya kopi tapi juga minuman-minuman tradisional. Tidak hanya bahan dasar rempah nusantara, nama menu pun menggunakan nama-nama lokal. Harga? jangan dikira karena di hotel berbintang 5 menjadi tak bersahabat. Tak percaya? coba lihat menu-menu dan harga yang ditawarkan Warung Kopi Sidomuncul Hotel Tentrem Yogyakarta ini:

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSCSelain menu dan harga yang bersahabat bagi saya, porsi untuk masing masing menu pun sangat berkesan bagi saya. Saya yang suka minum, lebih sering harus order lebih dari satu menu karena rata-rata porsi standar ngopi ya segitu-gitu saja, kecuali kalau kita order yang size nya Large dan coffee shop nya memang menyediakan bermacam ukuran. Nah, Warung Kopi Sido muncul Hotel Tentrem Yogyakarta ini menyediakan porsi yang lebih besar dari kebanyakan warkop.

SAMSUNG CSC

Capuccino dan Es Buah

Yang suka bikin betah ngopi itu kadang gak cuma faktor kopi atau apa yang diminum saja. Ada faktor lain misalnya temen ngopi, dan suasana. Well, saya gak mau bahas temen ngopi karena itu terserah siapa aja yang bakalan ngopi di Hotel Tentrem ini.

SAMSUNG CSC

Soal suasana, Warung Kopi ini Juara banget. Terletak satu lantai dengan Lobby Hotel dan suasana outdoor, perfect untuk santai sore. Bersahabat buat yang datang sendiri maupun ramai-ramai. Belum lagi ditambah interior maupun eksterior Hotel Tentrem yang sulit banget buat nahan diri. Iya nahan diri buat gak Selfie.

SAMSUNG CSC SAMSUNG CSC SAMSUNG CSC SAMSUNG CSC SAMSUNG CSC

Jadi, Kapan Kita Ngopi?

*Warung Kopi Hotel Tentrem Yogyakarta terletak di Lantai Lobby Hotel Tentrem Jl. AM Sangaji No. 72 A Yogyakarta 55233
Phone : +62 274 641 5555
Fax : +62 274 641 5588

*Warung Kopi Hotel Tentrem Yogyakarta buka setiap hari pukul 15.00-23.00 WIB

*Menu Terfavorit: Jahe Gendeng. Tapi menurut saya lebih enak Berkah Pangestu sih. selera yaa

 


image

Apa karna porsinya kurang besar?

Omah Sinten Heritage Hotel, Is it anyone’s home?

6 Oct

Suatu hari saya tertarik dengan suatu even yg bisa dibilang cocok dg bidang saya. Even ini diselenggarakan secara Roadshow di beberapa kota sejak 2012. Sayangnya karena terpenjara jarak, meski tertarik saya blm kesampaian ikutan. Minimal penggembira lah yaa, sambil nunggu nunggu kira2 kapan roadshow nya nyampe ke kota yg jarak tidak menjadi masalah buat saya.

image

And……
I got the good news.
Oktober ini, kota tujuan roadshow ad di 3 kota terdekat saya. Solo, Semarang dan Jogja.
Pertama baca, saya gak tau alamat lokasi Solo, tertulis “Hotel Omah Sinten Jl Diponegoro Ngarsopuro”. Seperti biasa klo gak tau, rajin2lah bertanya. Kalo kenal ungkapan “googling bfore asking”, saya pun penganut kepercayaan tersebut. Berawal dr mencari route, saya ‘kesasar’ dg penuh cinta ke halaman web nya.  Jg web-web wisata yg merekomendasikan hotel tersebut.

Then…….
Keputusan mutlak saya langsung turut beserta restu terdalam dr lubuk hati tanpa kontroversi. Mengesampingkan faktor tempat tinggal saya adl Jogja. Baru dpt judul “Omah Sinten Heritage Hotel & Resto” aja saya sudah penasaran.
Datanglah hari itu…

image

“Wilujeng Rawuh tamu: Masyarakat Ekonomi Syariah” Do they need any Doorman?

 

Letak omah sinten bagi saya sangat menyenangkan. dekat sekali dengan Jl Slamet riyadi meski bukan di pinggir jalan Slamet Riyadi yang merupakan jalan utama kota Solo.

image

Parkir Sepeda Motor saya, lengkap dg jaket merah identitas nggembel saya

 

image

Berasa rumah sendiri, langsung dipersilahkan masuk

Begitu sampai, saya langsung berkesimpulan bahwa hotel yang satu ini mungkin tidak memerlukan Door-man, 😉

Selanjutnya saya mengikuti kegiatan sampai sore. Waktu istirahat saya gunakan untuk nyolong-nyolong foto sedikit sejauh yang terjangkau oleh saya dengan kamera minimalis.

Ternyata Hotel ini cukup populer. Lihat saja papan-papan testimoni yang menggantung memenuhi dinding belakang ruang acara saya. Bahkan Coboy Junior pun berkomentar,,, 😉

image

masih ada satu dinding lagi yg penuh testimoni seperti ini

 

image

Pojok kanan, kerjaannya Bastian DKK

 

saya makan siang di Lt 2 , sayang saya tidak sempat intip nama ruangan yg saya pakai makan, saya merasa semacam di dalam Cinema Room. Ruangannya remang2 dengan alat makan yg menyeret kita ke jaman Agung Sedayu. Di dinding yang bersebrangan dengan meja2 prasmanan, kami disuguhi tampilan video komersil omah sinten. sempat hinggap di telinga saya bahwa Omah Sinten menggunakan barang2 daur ulang untuk properti mereka, hhmmmm inspiring….

image

Tempat Makan siang, remang2

 

image

Wastafel Horror di toilet Lt 1

 

Jelas sekali foto yang berhasil saya tangkap gak cukup menggambarkan Omah SInten seutuhnya. Anda bisa lihat sampai puas di lokasi langsung, atau kalau sekedar foto, kenapa tidak berkunjung saja ke web resminya?

Saya hanya merasakan ambience yang menenangkan, membuat saya relax meski materi cukup serius harus saya telan seharian. sebagian jepret amatir saya ada di instagram http://instagram.com/aqied

Omah Sinten membuat saya ingin kembali, mencicipi begitu banyak yang terlewatkan, menyesap tenang dan melemaskan syaraf syaraf saya yang sering menegang.

Mungkin itu makna di balik nama “Omah Sinten”, we couldn’t answer The Sinten, cause it could be home to anyone, cause anyone could feel home in it, of course if u pay the price, hehe

%d bloggers like this: