Salam dari Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan

1 Jan

Desember lalu banyak sekali libur, bukan? dan sebagai pecinta libur garis keras, saya merayakan hari-hari libur tersebut dengan tetap masuk kantor. Akhir bulan dan akhir tahun, kawan. Alhasil saya cukup ngayal jalan-jalan dari cerita banyak kawan tentang liburannya sambil ngiri ngiri gimana gitu.

Nah, seperti postingan Ranu Kumbolo yang lalu, kali ini ada oleh-oleh dari sahabat saya saat kuliah, Sofyan atau kadang-kadang saya panggil Sofy, Sopi, Opi, dan sebagainya. Saat ini statusnya sebagai karyawan di bank syariah terbesar di Indonesia, pada salah satu cabang di Kalimantan Timur. Daerah asalnya sendiri di Sulawesi Selatan. cukup melalang buana bukan? And the most important things I should inform you: He is Single! (gak mau kalah sam Beby yg suka promoin temennya).

BmNN-YrCUAAoq-j

Langsung simak aja cerita lengkapnya yuks/ Baik gambar maupun text ditulis sendiri oleh Sofy.

Sebelum mulai cerita, saya ijin numpang cerita di blog yang kece ini (thanks yo Qid hehee) dan kemudian ijinkan saya sedikit memperkenalkan diri. Saya Sofyan. Sama seperti yang punya blog ini, saya juga seorang buruh yang cuma dapat jatah cuti 12 hari. Itupun dipotong cuti bersama. Sebagai sesama buruh, saya sangat iri sama yang punyaΒ  blog. Tiap weekend bisa jalan- jalan sesuka hati. Benar-benar sangat iri.

Tapi kali ini gantian saya yang bikin iri si empunya blog dengan cerita saya ini. Sebenarnya, liburan natal kemarin saya dan beberapa teman berencana ke Toraja. Momen yang pas, karena setiap menjelang natal mereka punya program Lovely December. Rencana kemudian kami alihkan ke Rammang-Rammang. Pedesaan di daerah Maros yang punya karst. Baru tau setelah googling kalo Rammang-Ramang ini termasuk perbukitan karst terbanyak setelah Cina dan Vietnam.

Akses kesana cukup mudah. Kalo dari Makassar ke arah Maros. Nanti ketemu pertigaan Semen Bosowa belok kanan deh. Patokannya sih kantor PLN. Kalo langsung belok kiri, nanti ketemu yang kayak gini

Rammang-Rammang 2

Yep. Bisa dibilang pedesaan, tapi ga yang terlalu ndeso banget sih. Karena sudah banyak yang punya rumah beton gitu. Kanan kiri jalan itu diapit persawahan. Pemandangan yang sebelah kanan itu luar biasa. Persawahan dengan latar bukit karst dan karst kecil yang terbagi acak.

Kalo lurus dikit setelah PLN nanti sebelum jembatan ada dermaga buat ke desa Berua yang bakal nganterin ke “Hidden Paradise”

 

Introducing: Sofy

Introducing: Sofy

Oh iya… Di sana sudah ada gapura yang dibangun provider XL. Jadi ga usah takut nyasar. Untuk perahunya, itu biayanya dipatok sama mereka Rp 200.000,- kapasitas bisa sampe 5 orang. Dengan sedikit nego, akhirnya Rp 170.000,- (namanya juga cowok, kalo nego kayak gini sih bukan ahlinya hahah).

Sepanjang perjalanan menuju desa Berua pemandangan sungainya seperti ini. Silakan deskripsikan sendiri dah

Rammang-Rammang 3

Nah, desa Berua nya seperti ini

Rammang-Rammang 4

 

Desa Berua ini dikelilingi bukit karst. Di dalamnya cuma ada 10 rumah dengan mengandalkan listrik tenaga surya dan generator. Pokoknya kalo mo nyari ketenangan dan kedamaian, ya disini tempatnya.

 

*Dusun Rammangrammang terletak di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. sekitar 40 km atau satu jam berkendara dengan mobil dari kota Makassar. Akses Airport terdekat melalui Makassar, saat ini banyak penerbangan tujuan Makassar.

*Yahoo said “Rammang Rammang is the second largest karst area in the world, after the one in Yunnan, China. The Rammang Rammang karsts straddle Maros and Pangkep regencies and occupy a total area of around 45,000 hectares. In 2001, they became a UNESCO world heritage site.”.Β  Tripadvisor rate it 4/5

*Sofyan available di twitter Β dan instagram. boleh difollow foto-foto kece nya.

*Tunggu juga cerita Sofyan ke Pantai Galesong Utara, Pantai dengan banyak patung ala eropa. Sebagian foto sudah diupload di IG Sofyan.

_________________________
update:
Kabar gembira, blognya Sofy udah bisa dibuka, baca juga full version nya dan tips-tips ke Destinasi ini di Blog Sofy yaaaa…

Advertisements

30 Responses to “Salam dari Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan”

  1. selseya January 1, 2015 at 11:00 AM #

    Waah bagus tuh pemandanganya hehhe

    • aqied January 1, 2015 at 11:01 AM #

      iya, keren banget ya. aku telat banget baru tau ada tempat keren gini

  2. eviindrawanto January 1, 2015 at 11:04 AM #

    Ramang -ramang cantik banget Mbak Aqied. Jadi nyesel gak jadi kesini waktu ke Makassar. .

    • aqied January 1, 2015 at 11:06 AM #

      iya nih. kalo cuma punya waktu terbatas pas ke massar bisa jd alternatif mampir ya. deket juga.

  3. cumilebay.com January 1, 2015 at 11:17 AM #

    Ramang2 mmg kece badai yaaa, ntar mampir ah kesitu :-0
    Btw yg pake payung itu gebetan baru yaaaa ??? #jawab

    • aqied January 1, 2015 at 11:19 AM #

      Om cumi ud pernah ke situ yaa? Kalo mampir aku ikuut oom….

      Enggg kasitau gak yaaaa

  4. adejhr January 1, 2015 at 11:19 AM #

    Amajing.. weowe

    • aqied January 1, 2015 at 11:20 AM #

      Iya de. Baru tau pun aku kalo ad temlet kece badai

  5. Ditter January 1, 2015 at 8:47 PM #

    Ciyan banget kamu QIed, banyak hari libur, tapi nggak bisa jalan….

    Yang tabah, ya….

    • aqied January 1, 2015 at 8:48 PM #

      Tabah banget, mas. Tabah jalan jalan lewat cerita nya orang doank

  6. jampang January 1, 2015 at 10:57 PM #

    sama-sama single…. sikat aja πŸ˜€

    • aqied January 1, 2015 at 10:58 PM #

      Haduh. Koq bagian itu yg dibahas

      • jampang January 1, 2015 at 11:02 PM #

        bagian lain udah di bahas sama komentar sebelumnya πŸ˜€

  7. Beby January 2, 2015 at 12:47 AM #

    Kalok sama-sama SINGGEL kenapa ngga JADIAN ajaaaah? Kan lebih enak sama temen sendiri. πŸ˜› *dateng dateng ngerusuhin* *kemudian diblokir*

    • dani January 2, 2015 at 5:48 AM #

      tadinya mau terkomen hal yang sama Beb. Kenapa Qied? kenapa? Ato apakah ini pertanda? Bahwa sudah jadi guest writer di marih? *tetep dibahas
      Btw kece-kece poto-potonya si Sofy ya. Ntar kufolo deh ignya.

      • aqied January 2, 2015 at 2:31 PM #

        rumit, mas Dani.

        *halah apaan

        ini kenapa komen pada salah fokus gini sih, mbok komennya “qid mau ku beliin tiket jogja-makassar biar bisa kesana sendiri?” gituh

        *ngarep

      • dani January 2, 2015 at 2:35 PM #

        Biar ke sana sendiri dan temenin Sofy ya

      • Beby January 3, 2015 at 3:34 AM #

        Iya kan, Bang Daniiii.. Siapa tau si Sopi adalah pangeran kuda jingkraknya Aqied yang selama ini dicari.. Huahahah.. πŸ˜€

    • aqied January 2, 2015 at 2:30 PM #

      kata Sofy ini komen pada salah fokus semua dah yaa

  8. Dwi Puspita January 2, 2015 at 5:55 AM #

    kerennnn jalan2 terus ya,,,,pemandangan yg jauh lebih asri daripada disini πŸ™‚

  9. Sultan January 2, 2015 at 3:46 PM #

    Rammang-Rammang sudah banyak diulas di media online, sangat menarik untuk dikunjungi. Sebagai orang Sulawesi, saya menyesal belum bisa jalan-jalan ke sana. Kapan ya bisa jelajahi Rammang-Rammang?

    Salam dari Bogor,
    @SultanDalle

  10. Rahmat_98 January 2, 2015 at 5:45 PM #

    Kenapa kemaren gak nyoba mampir ke sini ya…?
    Padahal kaya nya ngelewatin… 😦

    • aqied January 2, 2015 at 5:52 PM #

      Ajak akuuuuu

  11. agustri January 4, 2015 at 9:06 AM #

    kueren….

  12. Ferdy Lpu January 6, 2015 at 12:20 AM #

    boleh nih mampir disini kalo berkunjung ke makasar πŸ˜€

    • aqied January 6, 2015 at 12:39 AM #

      Ikuuut, Fer

  13. dolce far niente January 6, 2015 at 7:44 AM #

    Halo Mbak Aqied and halo Mas Sofy. Indonesia itu memang alamnya juara bgt ya. (Selalu bilang begini setiap liat foto tempat2 baru yg padahal jarang dikunjunngi dan belum menjadi destinasi wisata padahal alamnya cantik punya)

  14. miwwa January 6, 2015 at 7:45 AM #

    Ah maaf. Akun wp saya tidak aktif.

  15. Andri Poernawan January 6, 2015 at 12:05 PM #

    Belum pernah ke makassar.. sepertinya recommended bangett

Trackbacks/Pingbacks

  1. Pantai Gelasong Utara, Sulawesi Selatan | Cacatan Hari Hari - January 21, 2015

    […] tau Sofyan, kan? buat yang baru baca bisa kenalan dulu sama di postingan tentang perjalanannya ke Rammang-Rammang. Hidden Paradise yang ngumpet di salah satu sudut Sulawesi dengan batuan Karst dan sungai nya yang […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: