Why Bromo?

9 Nov

 

SAMSUNG CSC

Bromo, Gunung berapi aktif dengan sejuta pesona ini selalu membangkitkan penasaran saya. Sudah lama saya berangan-angan dapat menjejakkan kaki di sana. Merekam sendiri memori yang dapat ditangkap mata, menghirup udara dingin, mendengar bisikan pasir, dan merasakan belaian angin pegunungan. Tak hanya sekedar memandang kagum dari televisi, gambar, dan ribuan kartu pos yang menampilkannya dengan gagah.

Jeep, pemandangan khas Bromo

Jeep, pemandangan khas Bromo

2012 akhir, saya sempat bertugas selama 2,5 bulan di Kabupaten Lumajang. Sudah dekat sekali dengannya. Rencana perjalanan pun sempat disusun, sampai saat itu Bromo dikabarkan dalam kondisi tidak aman untuk dikunjungi. Akhirnya rencana perjalanan saya, batal dan dialihkan ke rute lain.

pura, lautan pasir, kehijauan dan langit biru dalam satu frame

pura, lautan pasir, bukit kehijauan dan langit biru dalam satu frame

Permulaan 2013, saya menempati kantor mungil di Mojoagung, kecamatan kecil di sisi timur Kab. Jombang. Keinginan saya bangkit lagi. Berkendara Bus Puspa Indah dari Jombang, saya ke Terminal Landung Sari, Malang. Menumpang rumah teman, dan berangkat pagi buta berkendara sepeda motor dari kota Malang menuju Bromo.

Lagi-lagi saya kurang cukup beruntung. Di tengah hawa dingin dan angin yang menyelinap masuk sela sela jaket tebal, pandangan kami mulai dikaburkan oleh kabut. Tidak banyak yang bisa saya lihat, dengar dan rasakan. Dengan sisa-sisa kekesalan dan kelelahan setelah sekian kilometer yang saya tempuh bersepeda motor terasa tanpa hasil, saya berjanji pada diri saya sendiri untuk kembali lagi suatu saat nanti.

liat ini koq laper ya

liat ini koq laper ya

Agustus 2014, tanpa direncanakan semesta mendukung pertemuan kami lagi. Jumat pagi saya masih berkantor seperti biasa tanpa memiliki rencana apapun untuk membunuh akhir pekan. Namun pada sore harinya, saya sudah memiliki tiket penerbangan JOG-SUB dan bersiap menyapa mentari terbit di Sunrise Point Bromo esok harinya.

saya menyapa Bromo melalui beberapa titik berikut:

  1. Penanjakan/Sunrise Point

Saya membayangkan pagi yang indah dengan sapaan mentari terbit dari titik ini. Mengabaikan udara dingin yang biasanya saya benci, saya berjalan dengan riang menuju lokasi ini. Namun apalah khayalan saya runtuh, setelah tiba dan hanya menjumpai lautan manusia. Sesak. Penuh. Tak ada yang bisa saya lihat dengan tinggi badan standar saya.

lautan manusia

lautan manusia

Lalu, bagaimana saya bisa menyapa mentari terbit? Tak kekurangan akal saya diajak menaiki tempat sampah dan stay di situ menahan angin dan dingin. Sampai matahari terbit. Piufh. Perjuangan yang berat mengingat saya lemah sekali terhadap udara dingin. Dengan jari-jari mati rasa, saya tetap memaksa kamera saya bekerja.

bisa kebayang saya berdiri di mana? yap. di atas tempat sampah

bisa kebayang saya berdiri di mana? yap. di atas tempat sampah

Tips: Hindari high season dan weekend jika ingin menikmati sapaan mentari yang spektakuler dengan tenang di sini.

alhamdulillah masi ketemu matahari

alhamdulillah masi ketemu matahari

  1. Kawah Bromo
banyak kuda tp gak ada pangeran kuda jingkrak

banyak kuda tp gak ada pangeran kuda jingkrak

Untuk ke Kawah Bromo,kendaraan tidak diperbolehkan naik. Jika dirasa perjalanannya cukup jauh plus medannya yang berupa lautan pasir, bisa coba berkuda mulai dari area parkir jeep sampai ke tangga sebelum kawah.

kira-kira segitu lah jaraknya. keliahatn gak parkiran jeep?

kira-kira segitu lah jaraknya. keliahatan gak parkiran jeep? (foto dari pinggir kawah)

Lagi-lagi kali ini saya sok jago. Naik jalan kaki sendirian karena sebagian teman sudah duluan naik, dan sebagian lagi nyerah pilih gak naik. Ya sudahlah, saya go show aja. Saya naik bersama pasir-pasir yang ikut berjejal diam-diam di sepatu saya. Merapatkan masker agar pasir-pasir yang berterbangan setiap ada angin, tak turut menjejali pernafasan saya. Belum lagi ditambah aroma kuda dan kotorannya yang satu jalur dengan tempat saya jalan. Tidak heran banyak juga yang mendaki lewat jalur antimainstream.

mereka dengan jalur antimainstream

mereka dengan jalur antimainstream

Lagi-lagi karena weekend, tangga menuju kawah Bromo penuh pengunjung. Antrian cukup panjang dan hanya bisa melangah sedikit-sedikit membuat saya tidak sabar dan memilih naik lewat sisi kanan di luar tangga. Masih sedikit heran karena dengan antrian panjang di belakangnya, masih ada yang sempat ber selfie ber tongsis, sehingga makin memperlambat perjalanan ke atas.

tangga yang penuh banget

tangga menuju kawah yang penuh banget

Tiba di bibir Kawah Bromo, bagi saya tidak terlalu istimewa. Sedikit merasa kecewa karena lelah dan haus (yes, saya naik gak bawa minum). Belum ditambah pengunjung yang sangat ramai sampai-sampai berfoto pun sulit.

ini foto asli yang lagi kehausan dan kelelahan sampai kawah

ini foto asli yang lagi kehausan dan kelelahan sampai kawah

Tak apa, karena akhirnya foto di kawah ini lah yang kemudian tersenyum di Majalah rubrik Travel Talk Getaway Magz edisi Oktober 2014.

ini dia versi nongol di Getaway nya

ini dia versi nongol di Getaway nya

  1. Pasir Berbisik

SAMSUNG CSC

Berada di lautan pasir dengan udara dingin dan di ketinggian memiliki sensasi berbeda. Ditambah dengan desis dan bisikan setiap kali angin menerbangkan pasir-pasir. Jangan lewatkan momen berfoto di sini. Dengan luasnya yang ribuan hektar, tidak perlu merasa sesak dan penuh. Asyik juga memotret jeep-jeep saat mengarungi lautan pasir ini.

Foto Panorama Pasir Berbisik

Foto Panorama Pasir Berbisik

  1. Bukit Teletubbies/Savana
antara hijau dan coklat

antara hijau dan coklat

Disebut bukit Teletubbies karena warnanya yang hijau dengan gundukan2 mirip taman tempat tinggal Tinky winky dan 3 kawannya ini. Pemandangan akan berbeda jika tiba di musim yang berbeda. Bisa jadi padang ini akan lebih kecoklatan dengan rumpu-rumput cenderung kering, saat musim kemarau tiba. Bisa juga segar dan hijau menyejukkan mata saat rerumputan dan segala spesies tumbuhannya berwarna hijau.

savana

savana

Yang amat disayangkan, belum lama ini area ini terbakar dan berwarna hitam, kering. Yah, berarti ada kemungkinan warna lain di sini selain coklat dan hijau kan (sambil miris).

 

Jeep on Savanna

Jeep on Savanna

Saya yakin masih banyak sisi indah Bromo yang belum sempat terekam di memori saya. Belum sempat dirasakan oleh indra saya. Terlalu banyak keindahan yang Tuhan ciptakan di Negri ini. Apa yang terekam kamera pun tidak mampu menggambarkan lukisan asli ciptaan Tuhan.

Jadi, kenapa tidak datang dan lihat sendiri?

 

*di kawasan Bromo tidak diperkenankan membawa kendaraan pribadi. Sepeda motor bisa masuk, tapi demi keamanan dan jika kelihaian dirasa kurang, mendingan tidak ambil resiko ini

*bisa sewa jeep yang nantinya sekalian bayar tiket masuk.

* beragam paket wisata bromo destinasi lengkap bisa jadi pilihan yang lebih mudah karena harga sudah All in dan penjemputan mulai Stasiun Malang, salah satunya Fun Adventure (http://twitter.com/funadventure_ ) dengan harga paket Rp. 300,000.

*jadilah pecinta alam yang bertanggung jawab, bukan sekedar penikmat alam.

jalan sendiri tetep bisa tongbro

jalan sendiri tetep bisa tongbro

Advertisements

43 Responses to “Why Bromo?”

  1. mawi wijna November 9, 2014 at 4:46 PM #

    Kabarnya di daerah Argosari ada spot yg disebut B29 di mana kita bisa melihat Bromo dari sudut yang berbeda?

    • aqied November 9, 2014 at 4:52 PM #

      iyap, mas. B29 keren n aku gak tau spot itu jaman aku tinggal di lumajang. cuma kabarnya jalan ke sananya masih rusak parah

  2. rianamaku November 9, 2014 at 7:08 PM #

    Aku kangen jagung rebus yang ada di bromo luuuar biasa enaknya.

    • aqied November 9, 2014 at 10:19 PM #

      Wah iya kah
      Aku jarang banget jajan kalo lagi dolan dolan gitu. Hihi

  3. danirachmat November 9, 2014 at 8:20 PM #

    Huaaaaaa… Gw BELOM PERNAH ke Bromo cobaaak. huhuhuuuhu…
    Udah curhat itu doang aja Qied,

    • aqied November 9, 2014 at 8:21 PM #

      Apppaaaaaaahhhhh?????
      Zoom in zoom out
      *udah gitu aja

  4. Beby November 9, 2014 at 8:31 PM #

    Aku jugak belom pernah ke Bromo.. 😦 *senasib sama Bang Dani* Jadwal sidang lama bingit keluar sik, aku uda napsu mau ke sanaaaah..

    • aqied November 9, 2014 at 10:19 PM #

      Bromo biasa aja koq,.Beb.
      *biar anteng

      • Beby November 10, 2014 at 7:45 AM #

        Kamu boong! Mbak Noni bilang Bromo itu bagus soalnya πŸ˜₯

  5. MS November 9, 2014 at 10:03 PM #

    kami ke sini Juni, dan masih juga belum nulis lengkap, payah ya..
    ada spot Bukit Cinta bisa lihat tiga gunung sekaligus, Bromo, Batok dan Semeru

    • aqied November 9, 2014 at 10:18 PM #

      Ah iya bukit cinta. Aku gak kesana. Bablas menjangan

  6. jampang November 10, 2014 at 5:16 AM #

    sama kaya mas dani, belum pernah ke bromo juga πŸ˜€

    • aqied November 16, 2014 at 3:54 PM #

      Ya kapan kapan di agendain ke sana. Hehe

  7. Dwi Puspita November 10, 2014 at 6:49 AM #

    mbak aqieddddd,,aku pengen kesitu juga,,,

    • aqied November 27, 2014 at 1:36 PM #

      hayuk ikuuuut

  8. bligum November 10, 2014 at 8:41 AM #

    belum pernah kbromo, semoga bsa deh kesana..hikz

    • aqied November 16, 2014 at 3:55 PM #

      Aamiin
      Aku jg kepinginnya ud dr dulu kesampeannya baru tahun lalu dan tahun ini

  9. Rivanlee November 10, 2014 at 11:20 AM #

    pasti ini pake paket yang dikasih sama jeep itu ya mbak? hahaha aku juga pas ke sana begitu

    • aqied November 16, 2014 at 3:56 PM #

      Rata2 paketnya emang gitu ya Van

  10. ochimkediri November 10, 2014 at 12:04 PM #

    aku durung tau mrunu 😦 nunggu si kecil agak gedean dikit biar nanti bisa tak ajak turing kesini, πŸ˜€

    • aqied November 16, 2014 at 3:57 PM #

      Siiip. Motoran seru jg sih
      Cm kudu rapet aja pas di Pasir berbisiknya. Berasa kaya jaman debu2 kelud

  11. Sandrine Tungka November 10, 2014 at 2:02 PM #

    Inget bromo, inget pahitnya diboongin broker huhuhuhu 😦
    Jauh-jauh kesana akhirnya cuman liat kawah bromo *nangis*

    • aqied November 16, 2014 at 3:58 PM #

      Sayang ya kalo wisata di negri sendiri malah kena kesan jelek. Hiks

  12. Ditter November 10, 2014 at 10:02 PM #

    Waah… kamu bener-bener doyan jalan-jalan ya, Qied…. πŸ˜€

    Kalo aku sendiri belum pernah ke Bromo. Tapi udah sering denger tentang keseruan di sana…. Lama-lama jadi kepengen juga nih :))

    Oh iya, Qied, di Kompas (hari) Minggu kemarin ada liputan tentang Bakmi Jawa Bu Gito Kotagede. Kayaknya itu warung bakmi yg suka kamu ceritain di sini itu deh….

    • aqied November 10, 2014 at 10:04 PM #

      Ohya?! Itu deket banget sama kontrakanku di kotagede. Duh ud gak langganan kompas jd gak update deh. Hayuk mas Adit cobaik ke Mbah Gito trus ajak2 aku.

      Ayoooo ke Bromooo

  13. Siro Gane November 11, 2014 at 8:44 AM #

    Waah Lumajang dekat dengan jember tuh
    Hmm kok gk B-29? Jalannya memang rusak tapi tetep bisa dilewati kok. Tapi pemandangannya keren :3

    • aqied November 16, 2014 at 3:59 PM #

      Hehe dulu belom tau ad tempet B29. Itu jalanan rusaknya bikin biker2 pd tobat ya. Hehe

      • Siro Gane November 16, 2014 at 4:06 PM #

        Hahah yaa tobat gk mau kesana lagi yaa
        Tapi mbak aqied wes gak dilumajang lagi dah yaa :3

  14. dyazafryan November 13, 2014 at 3:24 PM #

    asikk yang masuk majaalah….
    keep traveling qied… πŸ˜€

    • aqied November 16, 2014 at 4:01 PM #

      Sini bayarin

      • dyazafryan November 16, 2014 at 5:33 PM #

        aihhh,,,
        salah ngomong nih,, -_-

      • aqied November 24, 2014 at 6:07 PM #

        kamu selalu salah

      • dyazafryan November 26, 2014 at 10:22 AM #

        aku yang celalu calah… 😦

  15. Swastika Nohara November 14, 2014 at 5:15 PM #

    Bromo itu selalu indah ya… dan nggak puas kesana cuma sekali. Ah jadi pengin ke Bromo lagi kaaann…

    • aqied November 14, 2014 at 5:18 PM #

      Ah jadi pengen ikut juga kaaan…. πŸ˜‰

  16. Info Menarik November 15, 2014 at 7:50 PM #

    no comment karena belum pernah menginjakkan kaki di bromo … πŸ™‚

    • aqied November 16, 2014 at 4:02 PM #

      Nanti kalo ud kesana, lgsg komen kesini ya…

  17. Agung Rangga November 16, 2014 at 10:25 AM #

    argh, jadi tambah pengen lah jalan-jalan ke bromo! 😦
    keren banget foto-fotonya qied~ πŸ™‚

    • aqied November 16, 2014 at 4:03 PM #

      Makasiiiih…. Fotonya bisa bagus karena emang objeknya bagus,,

  18. winnymarch November 18, 2014 at 10:25 PM #

    seribu alasan untuk mencintai bromo.. ini adalh tmpt fav ku

    • aqied November 24, 2014 at 6:06 PM #

      aku juga sukaaaak

  19. bukanbocahbiasa November 20, 2014 at 11:40 PM #

    Ke… ke… keeew… reeeennn to the max!
    Aaaak, jadi pengin ke Bromo lagi

    • aqied November 22, 2014 at 9:45 AM #

      Ikuuuut mbaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: