Archive | November, 2014

BBM

27 Nov

image

BBM kali ini mau bahas Bahan Bakar Minyak ya. Bukan BlackBerry Messenger. Saya tau sih dulu dulu kalo ditanyain Pin BB sering bilang gak punya. Karena sebagai anak baik baik, saya gak mau PHP ya. BBM saya itu dulunya kalo kirim pesan kamis, paling baru saya baca sabtu. Basi banget kan. Sampe kata temen kantor saya, mending kirim surat pake merpati aja malah lebih cepet nyampe.

Sekarang sih bareng Xperia M2 Aqua, BBM uda lumayan lancar. Walo jarang dipake juga sih. Plus kontak nya itu itu doank. Pin pun jadi BEDA. Iyap. 5 karakter terakhir pin BBM saya BBEDA.

Ealah, malah ngelantur.

Balik lagi ke fokus awal. Berhubung saat ini harga BBM subsidi naik Rp, 2.000, saya sebagai pengendara sepeda motor lumayan ngerasain efeknya. Dan efeknya baru kerasa banget baru baru iji. #telatdotkom.

Biasanya kan ya saya santai aja mau BBM berapa lha wong speda motor yang saya pake dikasih kantor plus kebutuhan bensinnya. Paling saya ngisi bensin kalo buat pulang doank seminggu sekali atau kalo lagi dolan-dolan aja.

Nah semingguan ini, saya sering banget bolak balik Jogja-Klaten skitaran 45 menit perjalanan lah ya. Pake nya juga motor sendiri yang Juli lalu berusia 5 tahun. Otomatis isi bensin berkali-kali dan baru kerasa pedih. Biasanya untuk pengisian full tank di Revo 110cc, 17rb itu udah cukup dan bisa buat PPP alias 3 kali jalan pergi pulang pergi lagi. Pagi tadi, saya ngisi bensin premium lagi 17rb dan ternyata kayanya bakal cuma cukup buat PP aja.

image

Ini berarti saya mesti pinter pinter ngatur ulang isi dompet. Apalagi belom ada tanda tanda bakal dapet tambahan penghasilan. Kalau kenaikan jaman dulu yang 4500 jadi 6500 sempet ada penyesuaian gaji, yang kali ini selama belom ada info ya berarti saya nya kan yang mesti pinter-pinter. Misal sering-sering pinjemin motor yang bensinnya sekarat jd yang make mau gak mau ngisiin kan. #otakJahatOn.

Apa mungkin harus dikurangi ya penggunaan kendaraan bermotornya. Kalau bisa berharap sih saya dukung banget proyek Pintu Kemana Saja. Selain ramah lingkungan, juga hemat waktu, hemat penggunaan BBM. Atau baling-baling bambu, mungkin?

Konna koto ii na
Dekitara ii na
Anna yume konna yumme ippai aru kedo

Minna minna minna
Kanaete kureru
Fushigina pokke de kanaete kureru

Sora wo jiyuu ni tobitai na

Hai, TAKEKOPUTAI

An an an
Tottemi daisuki
Doraemon

25 November

25 Nov

HARI GURU
PERJALANAN SANG PEJUANG

Guruku sayang guru kukenang
Engkau tak pernah lelah berjuang
Kalimatmu menjadikan hati tenang
Kata-katamu menumbuhkan semangat juang
Walau bebanmu berat tak terbilang
Engkau tetap datang dengan senyum mengembang.
 Guruku sayang guruku pejuang
Engkau bagaikan pohon pisang
Tetap hidup walau di tanah gersang
Engkau berikan buahmu pada semua orang
Engkau relakan daunmu untuk keperluan orang
Engkau korbankan dirimu untuk ditebang
Namun anakmu tetap tumbuh berkembang
Melanjutkan perjuangan untuk menang
Guruku sayang guru ku kenang
Keadaanmu dari dulu hingga sekarang
Tak pernah jadi orang terpandang
Dan kadang dilupakan orang
Namun engkau tak pernah lelah berjuang
 Guruku sayang guruku kenang
Engkau abdikan hidupmu untuk kebaikan orang
Engkau berikan ilmu pada semua orang
Engkau asah jiwa setajam pedang
Agar tumbuh semangat juang
Hingga berhasil dengan gemilang
Hidup mulia dan berjuang  untuk menang
Guruku sayang, tak pernah berhenti berjuang.
Semoga engkau dimuliakan Allah yang Maha Penyayang 
Guruku sayang engkau pejuang yang tak berharap tanda jasa,
Karena jasamu sudah terpahat di dalam jiwa.
Dan pasti tercacat diatas sana,
Yang tidak akan terhapus selamanya,
Meski engkau kelihatan biasa saja,
Namun engkau tetap mulia
engkau ajarkan kebenaran pada siapa saja,
Dengan hanya mengharap ridho Allah semata.

*dikirim oleh bapak saya melalui pesan whatsapp

Warung Kopi Sidomuncul Hotel Tentrem Yogyakarta

23 Nov

SAMSUNG CSCNusantara memiliki aneka kopi dengan berbagai cita rasa. Aneka cara menikmati kopi pun semakin beragam. Tidak heran tempat-tempat menikmati kopi juga kian menjamur. Dari berbagai kelas, style, dan kelebihan-kelebihan masing-masing yang ditawarkan. Ngopi sudah bukan lagi sekedar melepas dahaga atau mengusir kantuk. Banyak hal yang bisa dibicarakan, bahkan sebuah keputusan project besar bisa lahir dari lobi-lobi di depan cangkir kopi.

Coffee Talk

Coffee Talk

Berbagai pemain bisnis coffee shop beradu dalam persaingan. Menawarkan jenis-jenis kopi dan aneka mix and match, juga kelihaian barista. Franchise internasional yang berhasil menarik penikmat kopi atau sekedar pecinta aktivitas ngopi-ngopi cantik. Pemain lokal juga turut beradu dengan memilih nama-nama yang terkesan internasional atau bahasa asing. Lihat saja beberapa coffee shop bernama asing, ternyata milik lokal. Menu-menu yang disajikan pun menggunakan nama-nama yang bukan berasal dari bahasa negri ini.

SAMSUNG CSC

Di tengah ramainya hits nama-nama dengan bau asing, Hotel Tentrem menawarkan tempat ngopi asik dengan nama lokal yang bagi saya malah memberi kesan sangat dekat dan bersahabat.

SAMSUNG CSCYap, ini dia “Warung Kopi & Teh Sidomuncul” yang hadir di salah satu Hotel Yogyakarta. Nama yang sangat memberi kesan bersahabat dan ramah bagi saya, mengingat letaknya dalam sebuah hotel di Yogyakarta. Menawarkan ragam menu tak hanya kopi tapi juga minuman-minuman tradisional. Tidak hanya bahan dasar rempah nusantara, nama menu pun menggunakan nama-nama lokal. Harga? jangan dikira karena di hotel berbintang 5 menjadi tak bersahabat. Tak percaya? coba lihat menu-menu dan harga yang ditawarkan Warung Kopi Sidomuncul Hotel Tentrem Yogyakarta ini:

SAMSUNG CSC

SAMSUNG CSCSelain menu dan harga yang bersahabat bagi saya, porsi untuk masing masing menu pun sangat berkesan bagi saya. Saya yang suka minum, lebih sering harus order lebih dari satu menu karena rata-rata porsi standar ngopi ya segitu-gitu saja, kecuali kalau kita order yang size nya Large dan coffee shop nya memang menyediakan bermacam ukuran. Nah, Warung Kopi Sido muncul Hotel Tentrem Yogyakarta ini menyediakan porsi yang lebih besar dari kebanyakan warkop.

SAMSUNG CSC

Capuccino dan Es Buah

Yang suka bikin betah ngopi itu kadang gak cuma faktor kopi atau apa yang diminum saja. Ada faktor lain misalnya temen ngopi, dan suasana. Well, saya gak mau bahas temen ngopi karena itu terserah siapa aja yang bakalan ngopi di Hotel Tentrem ini.

SAMSUNG CSC

Soal suasana, Warung Kopi ini Juara banget. Terletak satu lantai dengan Lobby Hotel dan suasana outdoor, perfect untuk santai sore. Bersahabat buat yang datang sendiri maupun ramai-ramai. Belum lagi ditambah interior maupun eksterior Hotel Tentrem yang sulit banget buat nahan diri. Iya nahan diri buat gak Selfie.

SAMSUNG CSC SAMSUNG CSC SAMSUNG CSC SAMSUNG CSC SAMSUNG CSC

Jadi, Kapan Kita Ngopi?

*Warung Kopi Hotel Tentrem Yogyakarta terletak di Lantai Lobby Hotel Tentrem Jl. AM Sangaji No. 72 A Yogyakarta 55233
Phone : +62 274 641 5555
Fax : +62 274 641 5588

*Warung Kopi Hotel Tentrem Yogyakarta buka setiap hari pukul 15.00-23.00 WIB

*Menu Terfavorit: Jahe Gendeng. Tapi menurut saya lebih enak Berkah Pangestu sih. selera yaa

 


image

Apa karna porsinya kurang besar?

The Xperia M2 Aqua

20 Nov

Setelah pada suatu hari, si ponsel Picopad mulai makin berulah, saya sampai pada kesimpulan kalo sudah waktunya mencari kawan si Pico. Saat itu saya sama sekali tidak punya bayangan mau cari kawannya Pico yang bakal seperti apa, dari brand apa, dan lain sebagainya. Ditambah kondisi saat itu masih lama bangeeet gajian.

Belum lagi komunikasi di kantor terkait kerjaan jadi sering kehambat karena si Picopad suka mati mendadak. Suka susah di charge alias cuma mau sama charger Lumia n Blackberry doank. Piufh…

*okesip curhatnya kepanjangan

2 tahun lebih bersama saya mulai terasa membosankan baginya.  Dan saya pun mulai berpaling…

wpid-img_20141005_083716.jpg

Si Picopad mulai lelah

 

seperti yang saya ceritakan di sini, kalo saya itu gak telaten ngerawat ponsel. Ya yang sering jatuh, ketumpahan air, kecipratan, kehujanan, kotor dan berdebu, atau sesekali (bahkan sering) malah diajak mejeng buat jadi model pemotretan di berbagi tempat.

wpid-img_20140824_133241.jpg

si Picopad di Pulau Menjangan

 

Kalau saya harus beli ponsel yang tahan debu, tahan air dan sebagainya rata rata mahal banget kan yaa. Maksud hati pengen seri-seri Xperia Z tapi apa daya rekening yang bicara. Jadi udah dari jauh-jauh hari keinginan punya ponsel anti segala macam itu saya putuskan cukup mengagumi dari jauh saja, dan gak yang pengen buat punya.

Sampai pada suatu siang saat Picopad makin usil, saya beli Tabloid Pulsa, siapa tau bisa nemuin temennya Pico. Dan ternyata saya nemuin kalau ada ponsel dengan  IP68 certified yang gak mehong-mehong amat (tetep masi mahal sih tapi, hiks). Seketika niat saya buat gak usah punya ponsel anti air, goyah. Iya, saya lemah iman begitu baca spesifikasi Xperia M2 Aqua.

Diperkenalkan pada pertengahan Tahun 2014, seri ini pakai OS Android KitKat. lumayan lompat satu dari Picopad saya yang masi pake ICS. Layarnya 4,8 inci lumayan cukup lah buat saya yang sebelumnya pake 5 inci. gak perlu banyak penyesuaian. baterai bawaan standar seperti kebanyakan 2300 mAH dan karena waterproof, baterainya tipe yang non-removable.
image

Sayangnya pas cari ponsel ini, masi banyak yang belum punya. Alhamdulillah akhirnya dapat setelah olah raga muter-muter.  Pengennya sih yang warna putih lagi ya. biar nge matching-in sama kamera. Cukup yang punya aja yang item (Ops), tapi ternyata baru pada punya yang item. Berhubung saya saat itu ngerasanya segera butuh, jadi saya ambil aja yang hitam.
image

Tampilannya persis seperti SONY pada umumnya, Kotak dan full touch. ada tombol power, volume, dan kamera di satu sisi. Untuk penggunaan yang bakal bersentuhan dengan air, M2 Aqua punya penutup karet untuk lubang earphone, charger, slot MMC dan simcard. tapi sama sekali gak mengganggu penampilannya.
image

Di suatu hari yang cerah, saya iseng iseng coba ketahanannya di dalam air. Juga gimana cara makenya kalo di dalam air. Ternyata bener kalo main-mainin barang elektronik di bawah air itu asyik banget. Everything look better underwater. Sperti Z series yang gak perlu nutupin lobang speaker, de el el, M2 Aqua juga bisa dicemplungin gitu aja. atau diguyur sekalian. Norak banget deh saya waktu itu.

image

Dari dulu ngiri berat sama yg bisa foto begini

Dan pada suatu hari yang hujan, waktu saya dan teman-teman jalan-jalan menembus kabut dan hujan, kamera M2 Aqua lah satu-satunya yang bisa dikeluarin saat itu. Well, hasilnya emang gak bagus-bagus amat. Dengan kamera depan hanya VGA, kami sama sekali gak milih buat selfie. Cukup pakai kamera belakang 8 MP. Lumayan banget lah daripada sama sekali gak ada dokumentasi kan.

image

Bukan foto BW tp emang lg kabut n gelap gini plus hujan

image

Foto di tengah hujan

image

Ini juga di tengah hujan

Sayangnya meski saya udah yang sakau sakau banget pengen maenan air (baca: ke pantai atau snorkel), sampai sekarang belom kesampaian. Jadi si Aqua ini belum saya coba pakai motret saat snorkel atau saat total di bawah air. Belum bisa cerita atau kasi contoh foto underwaternya. Memang ketahanan terhadap air pada M2 Aqua ini hanya di air tawar dengan kedalaman cuma sampai 1,5 m selama 30 menit. Meski anjurannya bukan buat air laut, saya gak tau deh kira-kira kalo ketemu pantai saya bakal bisa nahan diri buat gak ngajak nyemplung atau enggak. Iya, saya kan lemah iman.

image

Hasil foto biasa

 

 

 

 

 

Why Bromo?

9 Nov

 

SAMSUNG CSC

Bromo, Gunung berapi aktif dengan sejuta pesona ini selalu membangkitkan penasaran saya. Sudah lama saya berangan-angan dapat menjejakkan kaki di sana. Merekam sendiri memori yang dapat ditangkap mata, menghirup udara dingin, mendengar bisikan pasir, dan merasakan belaian angin pegunungan. Tak hanya sekedar memandang kagum dari televisi, gambar, dan ribuan kartu pos yang menampilkannya dengan gagah.

Jeep, pemandangan khas Bromo

Jeep, pemandangan khas Bromo

2012 akhir, saya sempat bertugas selama 2,5 bulan di Kabupaten Lumajang. Sudah dekat sekali dengannya. Rencana perjalanan pun sempat disusun, sampai saat itu Bromo dikabarkan dalam kondisi tidak aman untuk dikunjungi. Akhirnya rencana perjalanan saya, batal dan dialihkan ke rute lain.

pura, lautan pasir, kehijauan dan langit biru dalam satu frame

pura, lautan pasir, bukit kehijauan dan langit biru dalam satu frame

Permulaan 2013, saya menempati kantor mungil di Mojoagung, kecamatan kecil di sisi timur Kab. Jombang. Keinginan saya bangkit lagi. Berkendara Bus Puspa Indah dari Jombang, saya ke Terminal Landung Sari, Malang. Menumpang rumah teman, dan berangkat pagi buta berkendara sepeda motor dari kota Malang menuju Bromo.

Lagi-lagi saya kurang cukup beruntung. Di tengah hawa dingin dan angin yang menyelinap masuk sela sela jaket tebal, pandangan kami mulai dikaburkan oleh kabut. Tidak banyak yang bisa saya lihat, dengar dan rasakan. Dengan sisa-sisa kekesalan dan kelelahan setelah sekian kilometer yang saya tempuh bersepeda motor terasa tanpa hasil, saya berjanji pada diri saya sendiri untuk kembali lagi suatu saat nanti.

liat ini koq laper ya

liat ini koq laper ya

Agustus 2014, tanpa direncanakan semesta mendukung pertemuan kami lagi. Jumat pagi saya masih berkantor seperti biasa tanpa memiliki rencana apapun untuk membunuh akhir pekan. Namun pada sore harinya, saya sudah memiliki tiket penerbangan JOG-SUB dan bersiap menyapa mentari terbit di Sunrise Point Bromo esok harinya.

saya menyapa Bromo melalui beberapa titik berikut:

  1. Penanjakan/Sunrise Point

Saya membayangkan pagi yang indah dengan sapaan mentari terbit dari titik ini. Mengabaikan udara dingin yang biasanya saya benci, saya berjalan dengan riang menuju lokasi ini. Namun apalah khayalan saya runtuh, setelah tiba dan hanya menjumpai lautan manusia. Sesak. Penuh. Tak ada yang bisa saya lihat dengan tinggi badan standar saya.

lautan manusia

lautan manusia

Lalu, bagaimana saya bisa menyapa mentari terbit? Tak kekurangan akal saya diajak menaiki tempat sampah dan stay di situ menahan angin dan dingin. Sampai matahari terbit. Piufh. Perjuangan yang berat mengingat saya lemah sekali terhadap udara dingin. Dengan jari-jari mati rasa, saya tetap memaksa kamera saya bekerja.

bisa kebayang saya berdiri di mana? yap. di atas tempat sampah

bisa kebayang saya berdiri di mana? yap. di atas tempat sampah

Tips: Hindari high season dan weekend jika ingin menikmati sapaan mentari yang spektakuler dengan tenang di sini.

alhamdulillah masi ketemu matahari

alhamdulillah masi ketemu matahari

  1. Kawah Bromo
banyak kuda tp gak ada pangeran kuda jingkrak

banyak kuda tp gak ada pangeran kuda jingkrak

Untuk ke Kawah Bromo,kendaraan tidak diperbolehkan naik. Jika dirasa perjalanannya cukup jauh plus medannya yang berupa lautan pasir, bisa coba berkuda mulai dari area parkir jeep sampai ke tangga sebelum kawah.

kira-kira segitu lah jaraknya. keliahatn gak parkiran jeep?

kira-kira segitu lah jaraknya. keliahatan gak parkiran jeep? (foto dari pinggir kawah)

Lagi-lagi kali ini saya sok jago. Naik jalan kaki sendirian karena sebagian teman sudah duluan naik, dan sebagian lagi nyerah pilih gak naik. Ya sudahlah, saya go show aja. Saya naik bersama pasir-pasir yang ikut berjejal diam-diam di sepatu saya. Merapatkan masker agar pasir-pasir yang berterbangan setiap ada angin, tak turut menjejali pernafasan saya. Belum lagi ditambah aroma kuda dan kotorannya yang satu jalur dengan tempat saya jalan. Tidak heran banyak juga yang mendaki lewat jalur antimainstream.

mereka dengan jalur antimainstream

mereka dengan jalur antimainstream

Lagi-lagi karena weekend, tangga menuju kawah Bromo penuh pengunjung. Antrian cukup panjang dan hanya bisa melangah sedikit-sedikit membuat saya tidak sabar dan memilih naik lewat sisi kanan di luar tangga. Masih sedikit heran karena dengan antrian panjang di belakangnya, masih ada yang sempat ber selfie ber tongsis, sehingga makin memperlambat perjalanan ke atas.

tangga yang penuh banget

tangga menuju kawah yang penuh banget

Tiba di bibir Kawah Bromo, bagi saya tidak terlalu istimewa. Sedikit merasa kecewa karena lelah dan haus (yes, saya naik gak bawa minum). Belum ditambah pengunjung yang sangat ramai sampai-sampai berfoto pun sulit.

ini foto asli yang lagi kehausan dan kelelahan sampai kawah

ini foto asli yang lagi kehausan dan kelelahan sampai kawah

Tak apa, karena akhirnya foto di kawah ini lah yang kemudian tersenyum di Majalah rubrik Travel Talk Getaway Magz edisi Oktober 2014.

ini dia versi nongol di Getaway nya

ini dia versi nongol di Getaway nya

  1. Pasir Berbisik

SAMSUNG CSC

Berada di lautan pasir dengan udara dingin dan di ketinggian memiliki sensasi berbeda. Ditambah dengan desis dan bisikan setiap kali angin menerbangkan pasir-pasir. Jangan lewatkan momen berfoto di sini. Dengan luasnya yang ribuan hektar, tidak perlu merasa sesak dan penuh. Asyik juga memotret jeep-jeep saat mengarungi lautan pasir ini.

Foto Panorama Pasir Berbisik

Foto Panorama Pasir Berbisik

  1. Bukit Teletubbies/Savana
antara hijau dan coklat

antara hijau dan coklat

Disebut bukit Teletubbies karena warnanya yang hijau dengan gundukan2 mirip taman tempat tinggal Tinky winky dan 3 kawannya ini. Pemandangan akan berbeda jika tiba di musim yang berbeda. Bisa jadi padang ini akan lebih kecoklatan dengan rumpu-rumput cenderung kering, saat musim kemarau tiba. Bisa juga segar dan hijau menyejukkan mata saat rerumputan dan segala spesies tumbuhannya berwarna hijau.

savana

savana

Yang amat disayangkan, belum lama ini area ini terbakar dan berwarna hitam, kering. Yah, berarti ada kemungkinan warna lain di sini selain coklat dan hijau kan (sambil miris).

 

Jeep on Savanna

Jeep on Savanna

Saya yakin masih banyak sisi indah Bromo yang belum sempat terekam di memori saya. Belum sempat dirasakan oleh indra saya. Terlalu banyak keindahan yang Tuhan ciptakan di Negri ini. Apa yang terekam kamera pun tidak mampu menggambarkan lukisan asli ciptaan Tuhan.

Jadi, kenapa tidak datang dan lihat sendiri?

 

*di kawasan Bromo tidak diperkenankan membawa kendaraan pribadi. Sepeda motor bisa masuk, tapi demi keamanan dan jika kelihaian dirasa kurang, mendingan tidak ambil resiko ini

*bisa sewa jeep yang nantinya sekalian bayar tiket masuk.

* beragam paket wisata bromo destinasi lengkap bisa jadi pilihan yang lebih mudah karena harga sudah All in dan penjemputan mulai Stasiun Malang, salah satunya Fun Adventure (http://twitter.com/funadventure_ ) dengan harga paket Rp. 300,000.

*jadilah pecinta alam yang bertanggung jawab, bukan sekedar penikmat alam.

jalan sendiri tetep bisa tongbro

jalan sendiri tetep bisa tongbro

Weekly Photo Challenge: Minimallis

9 Nov

image

Gak tau kenapa pingin upload foto ini. Walopun gak masuk standar minimalis.
Foto ini diambil berbulan-bulan lalu di Pulau Kelagian, Lampung Selatan.
Baru baru ini saya upload di instagram dengan caption:

Nunggu Taxi

Kalo foto minimalis benerannya yg ini aja deh:

image

Terjebak Biru

#CHSA: I Think I’m Allergic To Monday

3 Nov

Allergic to monday?

Iseng posting foto ini di IG yang nyambung ke Fb dan ternyata lumayan beberapa komen setuju dengan saya. Hihi. wpid-picsart_1414951451035.jpg Saya kepikiran Allergic to morning bukan sekedar karena senin hari pertama kembali kerja. Jadi memang ada hal-hal aneh yang sering terjadi sebelum senin. Dimulai dari yang paling sering nih, insomnia. Jadi saya itu di malam senin alias minggu malam, sering banget malah gak bisa tidur. Gak peduli apakah saya seharian minggu tadi itu memang padat aktivitas, ataupun cuma tidur tidur-an gak jelas gak ngapa-ngapain. Jelang senin gitu lebih sering baru bisa tidur di hari seninnya (pukul 00.00 ke atas).

Gak jarang juga saya sama sekali gak bisa tidur sampai adzan subuh. Hasilnya udah bisa ditebak kan, saya kalo hari senin jadi lebih ngantukan. Siap-siap aja diSENENi kalo kek gini kan ya…

gak cuma susah tidur, saya juga sering banget harus berhadapan dengan sakit perut di penghujung weekend. Saya sih nebaknya mungkin karena makan saya jadi asal dan gak teratus kalo pas weekend. Beda kan kalo pas weekdays ada jam-jam istirahat dan makan. Kalo weekend, makan sesukanya, baik apa yang dimakan maupun jam nya. Tapi kalopun saya makannya juga di rumah aja dan di jam-jam normal, ternyata tetep aja sakit perut tuh di penghujung weekend sampai mansi pagi hari senin.

Satu lagi nih, saya itu kadang-kadang juga alergi sama pagi yang terlalu dingin. Jadi suka bersin-bersin atau pilek gak jelas gitu pagi-pagi. Ada enaknya juga sekarang lagi hot-hot nya banget. Jadi alergi pagi semacam ini lama gak kumat. Bisa kebayang gak kalo saya harus ngehadapin alergi Senin Pagi. Piufh……

 

wpid-picsart_1413729554725.jpg

%d bloggers like this: