Archive | September, 2014

#20factsaboutme

24 Sep

image

#20factsaboutme
1. Nama lengkap Aqida Shohiha
2. Sebut saja Aqid
3. Punya 3 sisters
4. LDF, Long Distance Family dari lahir
5. Buruh
6. Suka hari libur
7. Suka dapat cuti
8. Suka tanggal 25
9. Suka teh
10. Suka kopi
11. Suka bersepeda motor
12. Suka naik bus, kereta, kapal, pesawat
13. Suka matahari tp gak suka perawatan
14. Admin sosmed sendiri
15. Pengen bisa jalan terus
16. Kadang suka jalan sendiri
17. Kadang suka jalan rame rame
18. Kadang suka jalan jalan di mimpi
19. Kadang suka bingung kapan mau kemana
20. Single –> *wait. Ini perlu disebutin gak sih?

*dipublikasikan sebelumnya di akun instagram @aqied

#CHSA: Lembar Baru

22 Sep

Selamat hari Senin,,,,, 😉

Boleh donk ya saya salamnya gitu meski Senin sudah hampir habis dalam beberapa jam.

Senin ini saya sedikit kacau dan rada bingung harus ngapain. bukan karna gak ada kerjaan. justru karna kebanyakan kerjaan sepertinya sampai-sampai saya bingung mana yang harus duluan dikerjain. Gak bisa sih kalo ngandelin dulu-duluan deadline. karna deadline saya semuanya sama.

BESOK!!

apa sebab?

ini hari Senin terakhir saya kerja di kantor mungil tercintah bareng tim-tim tercintah saya. Mulai rabu besok ini (belum gajian pulak)saya harus udah ngisi absen di kantor unit lain. Well, gak jauh sih. Tapi tetep aja kan semua yang ada di sini kudu selesai tuntas.

Duh, rasanya koq tetep aja gak siap ya. ada semacam grogi, takut, gak pede, dan segala macam campur aduk nya buat menghirup kantor baru nanti. padahal ini bukan pertama kalinya saya pindah kantor loh. malah bisa dibilang ini pindahan yang paling deket dibanding pindahan yang dulu-dulu…

yang lebih sedih lagi, ya karena mungkin sudah merasa nyaman dengan tim di sini, udah seperti keluarga. tambah ada rasa-rasa bersalah pula karena masih ngerasa gagal n belum bisa ngajak naik bareng-bareng ala teratai selama bersama mereka.

Sejauh pengetahuan saya, calon kantor saya nanti ini termasuk punya track record bagus. ya capaian kinerjanya, ya pencapaian targetnya, ya administrasinya, ya RR dan NPL nya, dan lain lain lain. Nah, main grogi kaan.

Doakan saya ya bisa berbuat lebih baik lagi dan berprestasi bersama tim baru saya nanti. Plus juga doakan tim saya yang sekarang ini bisa jauh lebih baik dan berprestasi lagi dibanding selama bersama saya kemarin kemarin (mengaminkan sepenuh jiwa).

Terima kasih sudah baca tulisan gak penting penuh curhat ini. Yuk sambil diminum teh nya.

image

Kalo minum ini jd lebih rileks

*perpisahan itu tetep pahit ya

Ada Londo di Cupuwatu Resto

21 Sep
Tampak Depan

Selamat Dataaang…..

Jika Anda melewati jalan raya Solo-Jogja sekitar Kalasan, entah perjalanan dari Solo ke kota Yogya, atau sebaliknya, Anda dapat menemukan Restoran ini di sisi utara jalan. Atau jika Anda sering melewati jalur ini, setidaknya familiar dengan baliho atau iklan besar yang menyebut-nyebut “Manuk Londo” yang acap memancing rasa penasaran untuk terbit.  Akhirnya setelah berkali kali terbenam dalam rasa penasaran yang menggunung, tiba saatnya saya menyesali keraguan saya yang lalu-lalu untuk mampir.

kalo nemu dokar kaya gini di Jalan Solo, berarti udah sampai di Cupuwatu Resto

kalo nemu dokar kaya gini di Jalan Solo, berarti udah sampai di Cupuwatu Resto

Jangan mengulang kesalahan saya, jadi Anda tak perlu ragu untuk membelokkan kendaraan ke area parkir Cupuwatu Resto. Karena hanya di sini, terdapat menu istimewa yang mungkin langka dan sulit didapatkan di tempat lain. Tidak perlu takut sulit parkir karena area parkir resto ini cukup luas. Jangan pula menghabiskan waktu hanya untuk sibuk dengan gadget Anda. Nikmatilah sedikit ornamen-ornamen dan desain bagian dalam resto yang menarik. Variasi pada dinding, patung-patung, hiasan dinding, sentuhan-sentuhan tradisional modern pada sudut-sudut ruangan.

 

buat selfie juga lucuuuk *kemudian dikeroyok pembaca

buat selfie juga lucuuuk *kemudian dikeroyok

Ada beberapa tempat yang bisa Anda pilih. Favorit saya tentu di area udara terbuka. Meski letaknya tepat di tepi jalan raya utama, suasana di area balkon lantai 2 tetap menyenangkan. Dari sini Anda bisa lihat dokar yang mejeng narsis di depan restoran, atau lalu lalang kendaraan di bawah sana. Bisa dikatakan Cupuwatu Resto  salah satu yang ideal di antara restoran di Yogyakarta.

Suasana di balkon Lt 2

Suasana di balkon Lt 2

Sudah cukup menikmati  suasana cozy, saatnya tiba mencicipi tujuan utama disini, yang mungkin kedapannya dapat bersaing menjadi salah satu dari menjadi kuliner khas Yogyakarta.

SAMSUNG CSC

Yap. Manuk Londo atau jika terjemahkan dalam bahasa Indonesia adalah Burung Bule. disebut demikian karena memang jenis unggas ini berasal dari Perancis. Kabarnya di negara asalnya sana disebut dengan Franch Quail. Dengan proses penetasan telur, pakan, dan pengembang biakan oleh PT Peksi Gunaraharja yang merupakan Group Perusahaan dari PT Cupuwatu Kaya Rasa, Manuk Londo ini menjadi bahan utama yang siap diolah lezat di Cupuwatu Resto.

SAMSUNG CSC

Terdapat berbagai varian olahan Malon di resto ini. Sehingga tidak perlu takut ketika dalam keluarga atau kawan Anda memiliki selera yang berbeda-beda. Meski menjadi aneka olaha, bisa dikatakan daging Malon ini empuk dan gigitable. Tidak perlu mengeluarkan energi ekstra untuk mengunyah. Cukup siap-siap merasa keenakan aja. hehe

Berikut diantara varian Malon.

Malon BBQ: Before

Malon BBQ: Before

Malon BBQ; After ;p

Malon BBQ; After ;p

Gudeg Malon. ada juga yang kendil

Gudeg Malon. ada juga yang kendil

Malon Peking. Wangi, Lembut, Empuks,

Malon Peking. Wangi, Lembut, Empuks,

Malon Halilintar. semacam geprek gitu, jadi pedesss

Malon Halilintar. semacam geprek gitu, jadi pedesss

Malon Bakar Klaten. serem ya bisa bakar kota gitu. eh

Malon Bakar Klaten. serem ya bisa bakar kota gitu. eh

Masih ada lagi Malon Bumbu Kuning yang gurih banget sampe ke tulang. Mie Malon yang segernya sepanjang mie nya. Coba deh ukur sendiri.

Selain menu menu untuk porsi personal, tersedia juga menu yang asyik buat rame-rame. Seperti kata iklan, Rame-rame kadang lebih asyik. Untuk saat ini baru ada dua jenis yang bisa dimakan untuk berlima. Ya kalo kira-kira mau dimakan berdua ya sepertinya gak dilarang juga asal habis n gak mubadzir yaa…

Malon Kebuli, Paket ber 5

Malon Kebuli, Paket ber 5

Sego Wiwit Malon, buat ber 5 jugaak. lauknya banyaaak

Sego Wiwit Malon, buat ber 5 jugaak. lauknya banyaaak

Selain menu olahan Malon, tersedia juga bermacam-macam menu lain seperti masakan jawa, olahan seafood, dan aneka hidangan lainnya. Bisa cek aneka menu di web resmi restoran di Yogyakarta ini sebagai referensi Anda sebelum berkunjung dan menikmati kuliner jogja ini.

habis makan ya minum. sayangnya lupa namanya

habis makan ya minum. sayangnya lupa namanya

*Cupuwatu Resto beralamat di Kompleks Grans Cupuwatu, Jl SOlo KM 11,8 , Kalasan, Yogyakarta.

*Kontak melalui telepon: (0274) 446 9261, 446 9262 atau fax (0274) 446 9261, info lebih lengkap dapat mengunjungi http://www.cupuwaturesto.com

* Harga untuk menu malon mulai Rp. 23,500

1486557_10202768743284138_2853388570019284848_n

#CHSA: Weekend Cepat Berlalu

15 Sep

image

Seringkali kita menyusun berbagai rencana-rencana indah bahkan sampai membayangkan saat sedang menjalankan rencana-rencana menyenangkan itu. Apalagi bagi buruh macam saya saat mendekati akhir pekan. Tidak jarang, begitu fokusnya kita pada rencana yang kita susun, sampai meletakkan beberapa acara atau kegiatan lain pada prioritas terendah.

Namun ternyata ada hal lain yang mungkin sepele, namun secara total membatalkan seluruh rencana yang kita bangun. Tak menutup kemungkinan juga akhirnya keputusan pembatalan dipilih pada injury time. Sudah pasti kegiatan dan acara lain yang terlanjur kita tidak jadikan prioritas pun tak terkejar.

Lalu apa?

Akhir pekan kemarin ini, hal teraebut terjadi pada saya. Bukan pertama kalinya memang. Kadang jika akhirnya terpaksa tidak dapat membuat janji atau acara mengisi akhir pekan, saya bisa go show aja melakukan hal yang saya suka guna #MembunuhAkhirPekan.

Banyak yang biasanya bisa saya lakukan dan saya anggap me time. Dengam demikian saya bebas kemana aja berapa lama n ngapain aja. Saya memiliki kontrol penuh atas yang saya lakukan.Kadang berolahraga pagi, kadang sengaja get lost n berharap nemu tenpat kece. Kadang sengaja mengunjungi tempat-tempat yang ingin saya kunjungi, dan lain sebagainya. Dengan melakukan banyak aktivitas menyenangkan, bertemu hal-hal baru, saya merasa ada banyak waktu yang bermanfaat di akhir pekan.

Ternyata benar sekali anggapan saya, ketika akhir pekan hanya dihabiskan dengan mematikan lampu saat pagi tiba, menyalakan lampu saat malam tiba. Menutup korden dan jendela saat petang dan membukanya kembali kala mentari menyapa, saya merasa Senin begitu cepat datang. Saya belum merasa melewati akhir pekan namun harus sudah berhadapan lagi dengan awal.pekan bernama Monday.

Ya,  weekend cepat berlalu ketika kita tidak melakukan apapun untuk #MembunuhAkhirPekan.

*foto teh milik Sofy

The Day…

11 Sep

“The day the soldiers stop bringing you their problems is the day you stopped leading them. They have either lost confidence that you can help them or concluded that you do not care. Either case is a failure of leadership. ”

Colin Powell

Pernah gak ngerasa gagal?

Seperti teratai, untuk membuat tanaman teratai menjadi naik, yang kita perlukan adalah menambah air yang menjadi tempat tinggal teratai tersebut. Dengan demikian, maka tidak hanya satu bagian dari teratai yang naik. Tetapi seluruh bagian dari teratai itu akan naik bersama sama.

Bagi saya, bekerja dalam tim seperti bagian bagian pada teratai. Satu sama lain bersatu dan bersama meski memiliki fungsi dan keunggulan masing-masing.

Sukses adalah ketika kami berhasil naik bersama-sama. Alangkah indahnya ketika nanti kami yang dulu bekerja dalam satu tim, dipisahkan, lalu bertemu kembali dengan cerita-cerita baru dengan tim baru kami masing-masing, dengan posisi yang menjadi setara.

Mungkin memang belum saatnya. Mungkin memang kami perlu belajar bersama kembali, berusaha bersama sama menambah jumlah air yang tempat tinggal kami, sehingga kami dapat naik bersama sama. Mungkin kami terlena dengan air yang selama ini selalu tenang sehingga tidak berusaha menambah jumlahnya. Tak sadar bahwa kami masih berada di posisi yang dangkal.

*life begins at the end of your comfort zone*

*renungan jelang penghujung pekan.

#CHSA: 110 vs 125

8 Sep

Duh telat banget nih. postingnya udah hampir di penghujung senin.

Kali ini gak banyak cerita, karna emang biasa biasa aja kehidupan saya (gak ada juga yang mau kepo sih). Kali ini lagi pengen ngomongin teman setia saya seperti yang pernah dikenalin di “Aku dan Schofield“. Yep, my ride yang punya volume silinder 110 cc.

Seperti pernah saya tulis di “Satu Jam Bersama Senja” dan “Senja Cara Gue“, saya butuh waktu sekitar 1 jam untuk menembus jarak 55 KM dari kantor (dan mess) ke rumah Jogja. Berpatokan hari-hari biasa, saya menyediakan satu jam sebagai estimasi perjalanan saya. Dan ini sudah saya jalani sekitar satu tahunan.

Kenapa judulnya 110 vs 125?

Well. Karena ternyata satu jam yang saya estimasikan itu berlaku berbeda ketika saya pakai kendaraan 110 cc (New Revo 2009, selanjutnya disebut Schofield) dan 125 cc (Supra X 125 2013, selanjutnya disebut Supri).

Berbulan-bulan saya memilih bolak balik menggunakan Supri, rata-rata waktu yang saya butuhkan dalam kondisi normal adalah 50 menit. Persiapan waktu 1 jam atau 60 menit, saya masih punya jeda 10 menit untuk antisipasi keterlambatan atau hal-hal yang mungkin tidak terduga. dengan demikian, saya merasa aman dan santai saat di perjalanan.

Pagi tadi, saya bersama Schofield menyiapkan estimasi waktu 60 menit untuk perjalanan. Sampai kemudian di tengah perjalanan saya baru tersadar kalau ternyata saya tidak bisa menyamakan Schofield dengan Supri. Bersama Supri, saya kadang tidak sadar sudah berada di kecepatan dengan 3 digit km/h. Pembagian batas kecepatan setiap gigi nya pun beda. Begitu juga maksimum kecepatan meski saya gak berani/gak pernah juga sampai batas maksimum. (kenapa juga baru nyadar pas udah di jalan)

Wal akhir, setelah sampai ternyata lama perjalanan saya jadi sekita +/-60 menit. Tidak secepat jika bersama Supri.

yah, saya memang gak ngerti kendaraan sih. Seperti anggapan kebanyakan orang kalau perempuan bersepeda motor cuma tau pakai nya aja. intinya hari ini saya dapat pelajaran kalau jangan samakan estimasi waktu ketika bersama Schofield dengan ketika bersama Supri.

3 Senja di Timur Yogyakarta

5 Sep

Sebagai (yang ngaku ngaku) gadis negara api, saya selalu mengagumi matahari. Tak peduli panasnya yang deraskan peluh. Tak peduli sinarnya yang gelapkan kulit. Saya tetap mencintai matahari.

image

Matahari selalu punya cara untuk tunjukkan pesonanya. Sejak saat pagi, sapa nya kerap diburu pecinta sunrise. Baik yang mendaki ketinggian, yang memaksa mata dan raga untuk siap lebih awal guna menjadi saksi sapa pagi mentari memulai hari.
image

Bahkan saat hendak berpamitan pun, matahari tetap menunjukkan kuasa, kelebihan dan pesona nya. Dengan cara-cara istimewa yang tak pernah sama. Beruntung matahari tak pernah libur menyapa negri ini. Negri yang memiliki sejuta sunset untuk kami, pecinta matahari.
image

Tinggal di Yogyakarta yang kian ramai, dengan gedung dan bangunan kian padat dan tinggi. Pesona senja kerap terlewat atau tersembunyi dibalik kesibukan kota. Padahal hanya cukup sedikit berpijak lebih tinggi untuk dapat menjadi saksi berpamitannya matahari.

Berikut 3 tempat rekomendasi saya untuk dapat menikmati sunset di sisi Yogyakarta sebelah timur.

1. Candi Ratu Boko

Lokasi ini kerap diburu para pemburu sunset. Moncong-moncong lensa akan mengarah ke warna langit senja yang mewah, berusaha mengabadikan lukisan Tuhan.

image

Untuk paket sunset, dikenakan tarif Rp. 110,000 dengan tambahan fasilitas drink plus nasi/bakmi goreng.
Tarif masuk reguler normal sebenarnya Rp. 25,000. Mungkin bisa disiasati dengan masuk saat masih siang dan stay sampai jelang senja (boleh gak ya kalo gini? Hihi).

2. Embung Nglanggeran

image

Embung atau waduk buatan yang memuat air ini, menjadi cermin sempurna bagi matahari. Langit di sisi barat yang tidak terhalang, mempersilahkan siapa saja untuk melihat matahari senja. Hingga saat tenggelamnya, semburat warna warni indah seakan mengelilingi kita. Tak perlu ke pantai untuk melihat matahari bercermin, kemudian tenggelam. Tak perlu membakar sekian kalori mendaki ketinggian untuk dapat merasa sejajar dengan matahari.
image

3. Candi Ijo

image

Candi yang di klaim sebagai Candi di lokasi tertinggi di Yogyakarta ini, membawa kesan tersendiri saat menikmati sunset. Hamparan pedesaan, perkotaan, hingga jelang laut menjadi santapan bervitamin bagi mata. Kabut tipis serta hawa sejuk, ditambah siluet candi membawa kesan magis. Kesan yang jarang dirasakan di tempat-tempat indah lainnya.

image

Kenapa aku suka senja? Karena negeri ini
kebanyakan pagi, kekurangan senja..kebanyakan
gairah, kurang perenungan

-Sudjiwo Tedjo-

#CHSA: Hello September

1 Sep

Wake me up when september ends…

Rasanya pengen tidur sebulan dan bangun saat September berakhir. Akhir bulan kemarin saya baru meeting kantor. biasanya meeting ini di awal bulan buat review kinerja bulan lalu n strategi bulan mendatang.

Saya sadar banget donk kalo pencapaian Agustus saya parah banget. Saya dan Tim gak bisa ngehasilin angka yang ditetapkan dan disepakati awal bulan. Alhasil angka yang belum terlampaui di Agustus kemarin ditagihkan ke September. berarti target saya untuk September hampir dua kalinya Agustus kemarin. Piufh….

Yah, namanya juga cari cara bertahan hidup ya. Anggap aja angka itu bukan angka seram atau mengerikan sehingga bikin takut. Anggap aja itu Tantangan buat kami, saya dan Tim dan kami yakin dan harus bisa menaklukkan. hihi

Btw, kali ini lagi lagi ada anggota Tim saya yang diundang buat test promosi. Doakan mereka berhasil ya….

%d bloggers like this: