Archive | July, 2014

Pulau Kelagian, Mau Lagi dan Lagi

9 Jul
pertama nyampe. bawaannya masih rempong

pertama nyampe. bawaannya masih rempong

Entah apa asal mula nama Pulau Kelagian yang terletak di Lampung Selatan ini. Tapi bagi saya, sempat mencicip satu malam di Pulau cantik ini, bikin saya KEtagihan pingin kesana LAGI dAN lagi (perhatikan huruf yang capslock).

Pulau Kelagian, saya bersyukur kepada Tuhan atas kesempatan saya mengagumi pulau ini. Kelagian menjadi tempat saya tinggal (meski hanya semalam) untuk menemukan bahwa Indonesia Barat pun punya laut yang indah.

Pulau Kelagian. masih takut gosong?

Pulau Kelagian. masih takut gosong?

Pasir putih dan lembut seperti bedak, membuat saya tak ingin sering-sering menggunakan alas kaki di pulau ini. Ditambah air lautnya yang begitu jernih, membuat saya tak perlu ragu ragu bermain air.

SAMSUNG CSC

Di siang hari, terutama jika hari libur, ada permainan-permainan pantai seperti banana boat, atau kapal kapal an (gak tau namanya). Atau mungkin akan lebih menarik untuk berkeliling ke pulau-pulau lain di sekitar seperti Pahawang, Pahawang Kecil, Maitem, Tegal, Tanjung Putus, de el el dengan menyewa snorkel gear. Silahkan cari tau sendiri kenapa perlu snorkeling di Pahawang.

pahawang kecil

pahawang kecil

boong kalo bilang gak pengen nyemplung

boong kalo bilang gak pengen nyemplung

Keasyikan snorkeling jangan sampai membuat terlambat pulang, karena Pantai di Pulau ini menghadap ke barat. Tentu menjadi pesona sendiri, karena berarti Matahari akan langsung berpamitan pada kita dengan caranya yang selalu indah.

cuma bisa motoin ;(

cuma bisa motoin ;(

Ketika malam , desir angin dan suara ombak akan menjadi lagu nina bobo yang mengantar tidur kita. Tak lupa langit dengan taburan bintangnya. Tak perlu buru-buru tidur, mungkin bisa bersantai sejenak di dermaga kecil, memancing, atau menanti bintang jatuh (leebaay).

percaya deh, aslinya jauuuh lebih keren

percaya deh, aslinya jauuuh lebih keren

Untuk menginap di Pulau Kelagian ini, tak perlu khawatir. Ada penginapan kecil dengan fasilitas kasur dan kamar mandi (saya lupa harganya). Atau jika ingin mendirikan tenda, juga tak masalah (mungkin ada biayanya juga tp tidak mahal). Listrik bisa dianggap cukup meski hanya hidup di malam hari. Tak perlu takut kelaparan, karena warung makan dengan aneka makanan, kopi, mie instan tersedia. Tak perlu takut untuk urusan MCK karena cukup tersedia toilet, kamar mandi, dan air tawar untuk menjawab panggilan alam.

duduk galau pagi-pagi. masih muka bantal

duduk galau pagi-pagi. masih muka bantal

Dan ketika pagi datang, tentu sudah cukup siap untuk menyambut mentari dengan suka cita.

Pagi di Kelagian

Pagi di Kelagian

 

*Pulau Kelagian terletak di Kab Pesawaran, Lampung Selatan. Sekitar 20 menit menggunakan perahu motor dari Pelabuhan Ketapang

*Untuk mencapai Pulau Kelagian, dari Jakarta menggunakan Bus ke Pelabuhan Merak ( Rp, 25,000), Ferry hingga Bakaheuni (Rp 13,000). Dari Pelabuhan bisa menggunakan mobil carter ke Pelabuhan Ketapang dan minta diarahkan ke kapal-kapal yang menuju Pahawang. Sewa kapal untuk minta diantarkan ke Pulau Kelagian.

*harga normal per Juni 2014, harga sewa kapal untuk seharian (keliling spot snorkel dan pulau-pulau sekitar) Rp. 500,000 dengan kapasitas 15 orang. Fasilitas: Life jacket. Snorkel Gear bisa disewa juga sekalian seharga Rp. 90,000/set hingga 2 hari. (harga mungkin ada yang berbeda atau berubah).

Advertisements

Turnamen Foto Perjalanan 46: Refleksi

5 Jul

Asyik banget ngetik ini sambil dinyanyiin Mirrors sama Mas Timberlake.

image

Nyiur melambai

Kita yang sekarang adalah refleksi kita di masa depan. Secara garis besar mungkin, karena detail bagaimana masa depan kita, tidak ada yg tau. Seperti refleksi nyiur pada air laut. Ad gelombang dan ombak yang sembunyikan detailnya”

Foto ini diikutsertakan dalam Turnamen Foto Perjalanan Ronde 45 oleh Tiga Di Bumi

Thanks Mb May untuk temanya yang seru.

*foto diambil di sekitaran Pulau Pahawang Lampung Selatan, Juni 2014. Nama pulau nya sendiri saya lupa.

Aku Kudu Piye…?

2 Jul

Entah saya ini emang pemalas atau memang karena kebawa keadaan ya. Akhir-akhir ini betapa saya amat sangat jarang bikin posting yg rada beres. Jarang banget juga blogwalking silaturrahim ke tetangga kanan kiri.

image

Perlengkapan tempur

Selain faktor yang belom berujung pada solusi yaitu gak ada PC, gak tau kenapa kayanya otak saya lagi gak bisa diajak mikir. Mungkin ia mulai lelah mencari jawab atas pertanyaan lain semacam:

Pangeran Berkuda Jingkrak sekarang sedang dimana?

Plaaaaaaak
*kemudian ditampar rame-rame.

Sebelumnya sih saya pernah ya ngeles, kalo saya mungkin gmales posting karena udah lama banget gak melakukan perjalanan.
Tapi rupanya begitu saya melakukan perjalanan ke Jogja-Lampung awal bulan Juni lalu, sampai awal Juli ini pun belom ada tuh yang berbuah postingan.

Jujur sih, kangen loh baca update-update baru dari kawan kawan blogger, melempar dan berbalas komen, atau sekedar bagi bagi bintang tanda suka. Kangen juga ada notif yg bilang ad komen baru di blog saya.

Saya sih nebaknya mungkin karna aktivitas wira-wiri gak penting saya yang bikin males ya. Setengah bulan terakhir ini saya lagi sering mondar mandir. Jd semacam senin pagi ngantor di kota X, malamnya tidur di kota Y, selasa ngantor lagi di X, malam tidur di X. Lanjut lagi besok tidurnya ke kota Z dan A. Gitu aja muter muter di 4 tempat berbeda dengan tetap ngantor di kota X. Jadi buat melek rasanya sayang banget n pilih buat tidur tiap ketemu kasur (tentu saja setelah urusan selesai).

Padahal dalam perjalanan yang rata-rata 40-50 km-an itu, suka ada banyak ide nyantol loh. Walo kemudian bubrah sempurna begitu turun dari sepeda motor.

Njuk aku kudu piye?

*posting absurd di tengah kantuk beraroma curhat maksimal

%d bloggers like this: