Cause This is (not) Africa

8 Apr

Hujan, pelangi, matahari

Lautan, gunung, tebing

Rumput savanna di bukit bukit,

Bunga-bunga warna warni

Semua ada di sini untuk kita jaga dan sayangi

Semua menanti, semua yang ada,

Untuk kita pelajari,*)

 

 

saya dan Backpack Abu-abu (gak keliatan)

Potongan lagu yang dibawakan dalam Musikal Laskar Pelangi itu, bersenandung riang di benak saya begitu menginjakkan kaki di Savana Bekol. Terbesit keinginan tuk turut bernyanyi, meneriakkan skeras-kerasnya dengan riang, se riang anak-anak SD Muhammadiyah Gantong saat berlarian di savana. Rumput-rumput bergoyang, menyapa dan melambai seakan mengajak saya mendekat dan berlarian di hamparannya. Tak peduli sengatan matahari yang terik. Tak peduli perjalanan panjang yang seharusnya memuat letih.

coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

Savana Bekol, terletak di Taman Nasional Baluran, Kabupaten Situbondo atau sebelah utara Banyuwangi. Untuk mencapai TN Baluran, dari Terminal Besuki Kab. Situbodo kea rah timur sekitar 2 jam perjalanan, hingga menemui tulisan ‘TN Baluran’. Jika sampai di “Selamat datang di Banyuwangi”, berarti sudah terlewat.

Dari pintu gerbang atau loket pembelian tiket (Rp. 10,000), pengunjung bisa menempuh perjalanan lagi dengan dimanjakan suasana hutan. Jika jeli, bisa terlihat hewan-hewan liar dengan cukup dekat, misalnya:  merak, monyet, rusa, de el el. Sayang sekali mata saya sulit langsung mendeteksi ciptaan Tuhan yang cantik itu. Yang saya lihat hanya hijau dedaunan (namanya juga hutan).

SAMSUNG CSC

Tiba di savanna Bekol, silakan berandai andai sedang di Afrika. Di musim ini, rumput-rumputnya sedang hijau dan cukup menyejukkan mata melihatnya terhampar begitu luas. Tak peduli matahari yang sebegitu teriknya dan pegal-pegal perjalanan Jogja-Surabaya-Baluran yang saya tempuh nonstop, saya langsung menghambur ke little Africa ini.

Sebelumnya, saya pernah melihat TN Baluran ini dibahas dalam acara “Tiga Enam Puluh” Metro TV sudah cukup lama. Saya berdecak kagum dengan tampilan saat itu (sepertinya musim kemarau), ketika rumput-rumput kering, dan sesekali terdapat pepohonan dengan latar belakang gunung.  Benar-benar seperti di film-film dengan setting Africa. Ditambah sesekali ada satwa berlalu lalang seakan tak peduli. Namun meski ternyata saya disambut hamparan hijau, tak ada decak kagum yang berhenti keluar dari mulut saya.

Rumput, Pohon, Gunung, dan masnya moto tp action

Rumput, Pohon, Gunung, dan masnya moto tp action

Tidak hanya hamparan rumput dan sesekali pepohonan, beberapa hewan menarik sudah menyapa. Sedikit agak jauh dari tempat saya berdiri, gerombolan rusa sedang minum air. Mungkin belum jodohnya, sehingga ketika saya mendekat mereka bubar jalan dan menjauh. Alhasil, belum ada satupun yang berhasil menjadi model di kamera saya.

Untuk dapat melihat lebih luas, tedapat semacam gardu pandang. Untuk mencapainya, cukup naik tangga dan taraaaa. Luasnya savanna sudah kita lihat. Ditambah latar gunung yang semakin menarik.

View dari Gardu Pandang. pegel kagak tuh muterin savana segitu luasnya

View dari Gardu Pandang. pegel kagak tuh muterin savana segitu luasnya

Tidak jarang, kami berjumpa gerombolan monyet-monyet. Sibuk sendiri seakan tak peduli. Atau mungkin seolah-olah sibuk untuk menarik perhatian kami. Juga terdapat kepala-kepala hewan yang di dekat area parkir.

SAMSUNG CSC

membelah hutan bakau

membelah hutan bakau

Tidak jauh dari savanna Bekol, terdapat pantai Bama. Sore itu, pantai ini cukup ramai. Kami dihibur dengan monyet-monyet yang beratraksi sendiri. Sempat timbul rasa takut, mengingat saya pernah  memiliki pengalaman buruk dengan monyet-monyet sejenis di Tawangmangu maupun kaliurang. Namun rupanya monyet-monyet lepas di sini cukup ramah, bahkan menghibur.

Sedikit ke sisi kanan, tumbuhan bakau menyapa. Dibuat semacam jembatan melewati bakau-bakau tersebut hingga akhirnya berujung. Dari sini bisa melihat pantai perpaduan laut dan langit jelang sore yang tenang, indah dan pas buat narsis.

laut dan langit, pantai bama

laut dan langit, pantai bama

Matahari mulai menunjukkan kode akan berpamitan. Kembali ke mobil dan bersiap-siap pulang. Belum lama menjauh dari pantai, kami dikejutkan dengan barisan monyet yang memenuhi jalur yang dilewati mobil. Tak hanya itu senja menunjukkan pesonanya yang mungkin akan kami sesali seumur hidup jika tak sempat menikmatinya.

satwa penikmat senja

satwa penikmat senja

Takjub, bengong, dan ternganga melihat yang dipamerkan  surya saat hendak tenggelam. Seandainya seluruh pelukis handal di dunia berusaha menggambarnya, saya yakin takkan mampu lebih indah.

Semburat jingga, berpadu awan yang mulai menggelap, langit yang masih membiru, bersembunyi dibalik bukit bukit. Siluet pohon-pohon, sapuan tipis awan, jejeran bukit berbaris, menjadi foreground untuk sebuah gradasi warna senja. Bahkan untuk berpamitan pun, matahari tetap menunjukkan kuasanya. Mungkin kata indah pun tak mampu mewakili senja saat itu.

Senja di Savana

Senja di Savana

Ada kesal yang tak henti saya rasakan hingga sekarang. Betapa kuasa Tuhan tidak dapat saya rekam dalam lensa kamera saya. Bagi saya, senja itu adalah hadiah terindah Tuhan untuk saya. Untuk kami. Hadiah yang tak bisa saya abadikan sempurna dalam alat-alat buatan manusia. Beberapa rekan perjalanan saya (yang kebanyakan traveler) bahkan menyebut senja itu sebagai ‘best sunset I’ve ever seen’.

Bahkan satwa pun tak ingin melewatkan momen itu.

SAMSUNG CSC

Malam resmi menurunkan tirainya. Satwa penikmat senja mulai memberi jalan untuk kendaraan kami. Serasa hilang segala penat, keringat dan lelah dari raga kami. Pulang dengan tersenyum. Bersiap bangun dini hari, demi menjadi saksi blue fire di Kawah Ijen.

 

Savana….

Padang rumput hijau

Dengan semak terpencar diantara rerumputan

Karena keadaan tanahnya dan kebakaran yang terjadi,

Muncul padang rumput hijau terbentang luasnya

Sedikit pepohonan,

Itulah savanna….. *)

masih savana

masih savana

*) Potongan lagu “Sahabat Alam”, salah satu lagu dalam Musikal Laskar Pelangi dinyanyikan oleh pemeran Bu Muslimah dan siswa-siswi SD Muhammadiyah Gantong

Advertisements

61 Responses to “Cause This is (not) Africa”

  1. nyonyasepatu April 8, 2014 at 10:42 PM #

    Baluraaaaaaaaaaan, aku kangen malam2 liat binatang di savana

    • aqied April 8, 2014 at 11:09 PM #

      mb nonii, cepet mata komennya

  2. dyazafryan April 8, 2014 at 11:33 PM #

    Savana, gunung, tanah lapang.. suka sama potonya.. yng jembatan hutan bakau itu keren… nanti bawa aku kesana ya… 😀

    • aqied April 8, 2014 at 11:38 PM #

      Iyyak! Tempet aslinya emang keren sih. Ini aja banyak yg gak kepoto. Udah ngos ngos an panas2 kesana kemari.
      Hayuk lah kapaan?

      • dyazafryan April 9, 2014 at 11:17 AM #

        kapan ya.. hihihi.. aku ke jogjya dulu aja dah.. 😀

      • aqied April 9, 2014 at 1:21 PM #

        Hahahahaha…… ayooo ke jogja. Keburu aku ud gak di jogja nya

      • dyazafryan April 9, 2014 at 1:33 PM #

        jangan dong,,, entar aku sendirian disana 😛

      • aqied April 9, 2014 at 2:37 PM #

        Jogja ramee koq….

      • dyazafryan April 9, 2014 at 3:45 PM #

        tapi sepi kalo g ada kamu..
        ecieee.. 😀

      • aqied April 9, 2014 at 3:58 PM #

        Ecieeeee

      • dyazafryan April 9, 2014 at 3:59 PM #

        uhukk..uhukk 😀

      • aqied April 9, 2014 at 4:12 PM #

        Banyak sih yg bilang gitu

      • dyazafryan April 9, 2014 at 6:05 PM #

        uwahhh… banyakk?? -___-

      • aqied April 9, 2014 at 7:10 PM #

        Kata iklan rokok jadul: gak ada loe gak rame

      • dyazafryan April 10, 2014 at 10:33 AM #

        wkkwkwkw.. iye. jadul abis 😀

  3. Beby April 9, 2014 at 2:28 AM #

    Masya Allah..
    Bener-bener bagus ah tempat iniiii 😀 Someday mesti ngunjungin walo cuma sekali. Wkwkwk.. Yang jembatan di hutan bakau macem di manaaaa gitu, Mbak ^^

    • aqied April 9, 2014 at 5:23 AM #

      Iya Beb. Dulu pas pernah tugas di jawa timur 9 bulan, malah bm pernah kesini. Begitu dipindah tugas ke jogja, nyeseeeeel bgt blm kesini ahamdulillah akhirnya kesampaian

      • Beby April 9, 2014 at 1:08 PM #

        Asik ya Mbak, untungnya Jogja ngga pala jauh ke Jatim 🙂
        Iiiih.. Kapan ya bisa ke sono? :p

      • aqied April 9, 2014 at 1:17 PM #

        Lumayaaan tauuu kalo pake darat. Jogja-Surabaya ud 8 jam surabaya ke sini nya juga 6 jam an. Cuapeeek

      • Beby April 9, 2014 at 7:18 PM #

        Laaa.. Itu uda dekeeeet..
        Ini mau ke luar dari wilayah Sumut mau ke Pekanbaru atau Banda Aceh aja butuh 16 jaaaammm.. Tepos bokong dibikin :p

      • aqied April 9, 2014 at 8:19 PM #

        Gpp, Beb. Makin cekciih

  4. anna April 9, 2014 at 4:14 AM #

    Fotonya bagus-bagus qied..

    • aqied April 9, 2014 at 5:25 AM #

      Trimakasih, mb Anna. Aslinya pasti lebih bagus

  5. zaenal April 9, 2014 at 5:47 AM #

    selamat datang di kabupaten saya mb aqied, rumah saya dekat dengan terminal besuki… kapan2 mampir klo e situbondo lagi…
    ntar saya usul ke petugas baluran biar import gajah, jerapah dan singa biar lebih terasa africanya… Cause this is (like) Africa.

    • aqied April 9, 2014 at 5:49 AM #

      Waaa mas Nanal maaf ya kmaren gak ngabarin siapapun. Karna jadwal trip nya padat banget. Tidur aja cuma 2 jam. Lain waktu saya jg pengennya gitu, mas. Maturnuwun sudah ke blog aku 😉

  6. Ditter April 9, 2014 at 5:53 AM #

    Waaaa… nggak usah jauh-jauh ke Afrika kalau mau menikmati petualangan di savana 😀

    Bener banget, senjanya luar biasa indah…. Apalagi kalau melihatnya langsung, ya…. Kamu beruntung bisa melihat keindahan itu 🙂

    • aqied April 9, 2014 at 6:20 AM #

      Hehehe iya, mas. Nyobain Africa KW dulu.
      Mas Adit ud pernah kesana?
      Bener banget, bersyukur banget pernah ngerasain sunset luar biasa itu. Cuma ya jadi sebel koq yg ditangkap kamera gak bisa sebagus aslinya. Dasar sayanya yg ga bisa moto ya

      • Ditter April 9, 2014 at 10:12 AM #

        Aku belum pernah. Jarang banget pergi jauh-jauh gitu. Tapi suatu saat pengen nyoba ke sana, hehe….

      • aqied April 9, 2014 at 1:21 PM #

        Harus, mas…. hehehhe
        *malah nge racun.
        Pas kemarau kayanya keren banget deh mas jadi kuning n kering gitu rumputnya. Keren

  7. Aulia April 9, 2014 at 5:58 AM #

    Mantapnya, hamparan savana, laut, lengkap sudah dah. Ini memang Indonesia 🙂

    • aqied April 9, 2014 at 6:23 AM #

      Iya mas. Satu lokasi langsung dpt banyak. Savana, gunung, pantai, dan bakau sekaligus.

      • Aulia April 9, 2014 at 6:33 AM #

        Itu kamera keren juga deh huhuhu

      • aqied April 9, 2014 at 6:37 AM #

        Kamera siapa?

      • Aulia April 9, 2014 at 6:41 AM #

        itu kamera buat ngambil foto-foto di atas

      • aqied April 9, 2014 at 6:43 AM #

        Kameranya biasa koq. Aku gabisa pke DSLR yg pro (apalagi belinya).
        Mirrorless keluaran lama. Samsung NX1000

  8. jampang April 9, 2014 at 5:59 AM #

    indonesia juga indah… bisa jadi apa yang ada di luar negeri ada juga di indonesia 😀

    • aqied April 9, 2014 at 6:24 AM #

      Betul betul betul. Semua ada di Indonesia.

  9. ysalma April 9, 2014 at 7:59 AM #

    Dengan melihat foto-foto ditulisan ini jadi pengen mengunjungi Baluran,
    Senjanya begitu indah, kayaknya malam selalu dihiasi senyum
    semua ada di Indonesia, betapa indah negeriku tercinta 🙂

    • aqied April 9, 2014 at 8:01 AM #

      Iya mb. Mari wisata si negri sendiri

  10. monda April 9, 2014 at 7:25 PM #

    apa lagi yang bisa bunda bilang selain.,, terpesona.., beruntung aqied sudah ke sini..

    • aqied April 9, 2014 at 10:02 PM #

      Iya bunda. Di pulau jawa ternyata ada tempat seperti ini.
      Dulu nyeseeeeeel banget ninggalin jatim tp belum kesini. Alhamdulillah akhirnya kesampean

  11. Kimi April 10, 2014 at 3:02 PM #

    Aaaaaaa… Baluran! Sudah lama banget saya kepingin ke sana, tapi entah kapan bisa kesampaian. Sewaktu cuti tahun lalu saya cuma bisa ke Jogja-Malang. Niatnya sih pingin langsung ke Baluran, tapi waktu itu belum memungkinkan. Yowis lah, mudah-mudahan suatu saat nanti saya bisa ke Baluran. *Amin, Ya Allah, amin. Kabulkan doa Kimi, ya Allah.*

    • aqied April 10, 2014 at 3:04 PM #

      Aamiin. Iya sih Baluran di ujung pulau banget sana. Udah gitu explore nya jg gabisa sebentar.
      Hayuk mba kita merah2in kalender ajaa

  12. duniaely April 10, 2014 at 10:39 PM #

    Foto fotonya bikin mupeng nih 🙂

    • aqied April 10, 2014 at 10:40 PM #

      Ayooo ke jawa timuur. Hehehehe

      • duniaely April 10, 2014 at 10:41 PM #

        jauuuuh 😦

      • aqied April 10, 2014 at 10:42 PM #

        Hihi iya sih aksesnya juga juauuuuuuhhhhh banget. Untung kebayar bagusnya. Kalo nggak mgkn isi postingannya mencak2 doank. Hihi

      • duniaely April 11, 2014 at 12:11 PM #

        iya, cantik seklai pemandangannya 🙂

  13. PaperMoon April 11, 2014 at 6:27 PM #

    Kapan ya gw bisa ke Savanna…
    Kayak nya lebih bagus daripada daki Gunung deh pergi ke Savanna nya. 🙂

    • aqied April 18, 2014 at 2:01 PM #

      ada plus minusnya lah. saya sampai sekarang belum pernah muncak.

  14. Nurul Auliya Kamila April 12, 2014 at 9:42 PM #

    The sweetest escape is travelling emang ya 🙂
    salam kenal mbak Aqied, salam dari pulo pedesss 🙂

    • aqied April 12, 2014 at 9:43 PM #

      Lombok kah, mbaa? Wow kapan ya bisa ngebolang ke lombok?
      Terimakasih udah kemari. Banyak destinasi lain yg belum saya tulis. Hehe

      • Nurul Auliya Kamila April 12, 2014 at 9:46 PM #

        Tepatnya Mataram. Lombok 🙂
        Lombok itu surga yg tersembunyi lho mbak, ditunggu destinasi di Lombok ya 😉

  15. Bimbel online April 17, 2014 at 3:22 PM #

    artikelnya menarik jadi ingin berkunjung kesana tapi sayang tempatnya itu loh jauh hehe

    • aqied April 18, 2014 at 2:00 PM #

      darimana memangnya koq jauh?

  16. sukasukakeii April 18, 2014 at 1:56 PM #

    kak aqied angkut saya kak ke savanaa…
    aduh mupeng lihat sunsetnya cakep bingiiit >,<

    • aqied April 18, 2014 at 2:02 PM #

      kesana donk. dr surabaya tinggal ke timuuuuuur terus. hehehe

      • sukasukakeii April 18, 2014 at 2:11 PM #

        (-__-)> mau ngajak siapa.. temn juga belum tentu tau tempatnya..muahahahaha

      • aqied April 18, 2014 at 2:46 PM #

        Emmmmm ajak yg bisa diajak ato ajak yg org situbondo jugak

      • sukasukakeii April 18, 2014 at 4:48 PM #

        muehehehe…semoga suatu saat bisa ke sana kak 🙂
        sama siapapun yang bisa ngasih petunjuk ..wakakaka

Trackbacks/Pingbacks

  1. Senja Cara Gue | Cacatan Hari Hari - May 16, 2014

    […] dan foto oleh Aqied *posting lain tentang senja Senja Merah Muda Satu Jam Bersama Senja Senja di Africa van Java Rumput […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: