Api Ketemu Api dan Ditiup Angin

13 Feb

Agak geli sendiri sih baca judul di atas. Berasa duet Zuko dan Azula yang didukung Aang dalam serial Avatar. Tapi sesungguhnya tidak lah itu yang ingin saya bicarakan, kawan. Karna Azula dan Zuko meski pernah duet melawan Aang, itu hanya masa lalu Zuko yang kemudian berbalik mendukung kedamaian dunia (loh koq malah dibahas?).

Oke oke. Kembali ke saya yang sedang membuat caCatan hari ini. Sebenarnya saya sedang sedikit berapi-api sampai sore tadi. Penyebabnya? Silakan tebak sendiri kalo di hari hari dan jam jam semacam tadi kira kira sebabnya apa. Yang pasti bukan karna diserang negara api (dibahas lagi).

Api saya hari ini bukanlah api milik Azula yang setelah saya pikir2 berarti api yg sehat untuj memasak karena berwarna biru. Bukan juga api Zuko yang berwarna merah. Atau api paman Iroh yang bisa melezatkan setiap teh yang dihidangkannya.

Api saya hari ini tak berasa dan tak berwarna bak syarat sehat air yang selalu dibawa bawa Katara. Api saya dipicu api ‘sebelah’ yang mulai bekerja sama dengan angin berusaha menyerempet saya dan mengajak terbakar bersama.

Mulanya hati kecil saya sudah memilih untuk tdk ikut serta. Untuk menghadapi api, ada baiknya menjadi peredam. Mengalah, dan biarkan api itu membara sendiri hingga terpuaskan dan reda karna bahan bakarnya habis. Ada baiknya tidak meniupkan angin pada api yang sedang berkobar sehingga panasnya tak merembet ke segala penjuru. Ada baiknya pula api tak serta merta disiram es ataupun air dingin seketika. Biarlah jilatan apinya melemah. Biarlah kekuatan panasnya usai. Biarlah keganasannya terpuaskan hingga kemudian mati, menghangat lalu kembali dingin.

Apa daya jiwa labil dan kendali api di batin dan kepala ku mengalahkan bisikan hati. Ketika api itu mengarah padaku, seketika itu pula suara hatiku tak lagi terdengar. Api kecil mulai tersulut, menjilat2 lemah sampai kemudian api kami bertemu dan kobarkan nyala yang lebih dahsyat. Ditambah tiup angin disekitarku menambah keinginan narsis api buatanku. Awalnya memanas sampai kemudian berpotensi merusak.

Sampai kemudian aku sadar, tak seharusnya api ku tadi tersulut. Ketika sudah terlanjur, begitu sulit untuk mengembalikan semua yang telah terbakar menjadi sebaik semula.

Api amarahku, kapan kamu mau nurutin bisikannya hati?

image

Nih minum es dulu biar adem

Advertisements

9 Responses to “Api Ketemu Api dan Ditiup Angin”

  1. Gusti 'ajo' Ramli February 13, 2014 at 7:24 PM #

    Padamkan api dg air jeruk ya… hhhe

    • aqied February 13, 2014 at 7:25 PM #

      Hahahahahaha iya.
      Itu pesan moralnya

  2. Ujang Sundana February 13, 2014 at 9:12 PM #

    Jadi, setelah minum air jeruk itu apinya padam ya mbak?
    Hehehe…sudah ah. Cool ya mba, cool…

    • aqied February 13, 2014 at 9:13 PM #

      Minum jeruk sama makan baso plus coklat. Wkwkwkwkw
      Cool banget koq

  3. danirachmat February 13, 2014 at 11:48 PM #

    Ouch. Sorry to hear/read that Qied. Paling susah emang menahan api biar tak tersulut apalagi sama rekan kerja. Dan perasaan setelahnya itu loh yang gak enak. Semoga ga berkepanjangan ya

    • aqied February 14, 2014 at 2:30 AM #

      Hihihi iya mas. Apalagi di usia aku yg sedemikian labilny darah muda aku tuh berapi api beud.

  4. puteri amirillis February 14, 2014 at 4:18 AM #

    Api amarah akan padam jika diselimuti embun hati yg muncul di pagi hari. Mood kita sehari, tergantung banget samaa mood pagi hari. Katanya sih begitu.

    • aqied February 14, 2014 at 6:59 AM #

      Sayangnya pagi ini disini kelabu banget. Bahkan embun pagi dan mentari urung menyapa. Tertutup abu dari si Gagah Kelud 😉

  5. jampang February 14, 2014 at 10:59 AM #

    mungkin harus memperpanjang sumbu…. biar apinya bisa dipadamkan sebelum mendekat 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: